Luwu Tuan Rumah Rakor Monev Pembangunan se-Sulsel 2026, Sekda Muh. Rudi Tekankan 4 Pilar Evaluasi Strategis

BERANDANEWS — Luwu, Pemerintah Kabupaten Luwu menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian, Monitoring, dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Pembangunan Daerah Tahun 2025–2026 serta Persiapan Evaluasi RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan 2025–2026.

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu, Muh. Rudi, di Aula Bapperida Kabupaten Luwu, Rabu (21/10/2026).

Forum koordinasi ini mempertemukan jajaran Bappelitbangda/Bapperida dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan guna menyelaraskan program prioritas pembangunan daerah dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulsel dan arahan Pemerintah Pusat.

Dalam sambutannya, Sekda Luwu Muh. Rudi menggarisbawahi bahwa evaluasi pembangunan tidak boleh terjebak dalam formalitas administratif semata atau hanya mengukur seberapa besar persentase anggaran yang dihabiskan.

“Jika perencanaan adalah kompas, maka monitoring dan evaluasi adalah cermin. Kompas menunjukkan arah, sedangkan cermin menunjukkan apakah kita sudah berada di jalur yang benar. Kita tidak datang hanya untuk melaporkan berapa anggaran terserap, tetapi untuk menjawab apakah pembangunan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Muh. Rudi di hadapan peserta rakor.

4 Poin Penting Penguatan Monev Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Luwu menitipkan empat instrumen kunci untuk memaksimalkan hasil rapat evaluasi pembangunan se-Sulsel:

Objektivitas Data
Menggunakan data yang akurat, valid, dan objektif tanpa rekayasa.

Penyelarasan Sinergi
Menyelaraskan program strategis nasional (termasuk Asta Cita Presiden) dengan kebutuhan riil daerah.

Akuntabilitas Data
Meningkatkan kualitas data pembangunan yang dapat dipertanggungjawabkan secara publik.

Tindak Lanjut Konkret
Menyusun rekomendasi terukur yang memuat kejelasan target, pihak bertanggung jawab, dan timeline penyelesaian.

Fokus pada 4 Agenda Utama Pembangunan Sulsel

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulsel yang diwakili Kabid Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Yanuar Fad, mengapresiasi kesiapan Pemkab Luwu dan Bapperida Luwu di bawah pimpinan Muh. Arsal dalam memfasilitasi rakor ini.

Yanuar menjelaskan bahwa Rakor Monev tahun 2026 ini berfokus pada empat agenda utama:

– Evaluasi capaian indikator kinerja pembangunan daerah kabupaten/kota.

– Penyelarasan program strategis daerah dengan program prioritas nasional dan arahan Presiden RI.

– Identifikasi hambatan serta isu strategis di lapangan secara dini.

– Perumusan rencana aksi dan rekomendasi tindak lanjut solutif.

Melalui rakor ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Selatan memiliki kesamaan persepsi dalam mewujudkan tata kelola anggaran yang berorientasi pada hasil (outcome) demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat.(*)