Nilai Skuad Rp76 Miliar, Belum Pernah Menang di 3 Laga Awal: Lini Depan PSM sudah Tajam, Pertahanan Malah Rapuh

Pemain PSM Makassar Stefan Jevtoski (Foto: PSM Makassar)

BERANDANEWS — Makassar, PSM Makassar masih belum menemukan bentuk permainan terbaiknya di awal musim Liga Super 2026/2027.

Tim berjuluk Juku Eja ini tercatat belum mengemas satu pun kemenangan dalam tiga pertandingan awal, dan harus puas tertahan di papan bawah dengan raihan dua poin hasil dari satu kali kalah dan dua kali imbang secara beruntun.

Kiprah Pasukan Ramang dibuka dengan kekalahan 1-3 saat bertandang ke markas Persib Bandung pada pekan pertama.

Upaya bangkit di kandang pada pekan berikutnya juga belum berbuah manis setelah ditahan imbang Arema FC dengan skor fantastis 3-3.

Teranyar pada pekan ketiga, PSM kembali harus berbagi angka usai bermain imbang 2-2 melawan Persita Tangerang.

Jika dibedah, performa anak asuh PSM sejatinya memiliki catatan positif di sektor penyerangan. Lini depan Juku Eja tampil cukup agresif dan produktif dengan mengemas total 6 gol dalam 3 laga (rata-rata 2 gol per pertandingan).

Kontribusi pemain seperti Stefan Jevtoski dan Ananda Raehan saat menghadapi Persita membuktikan bahwa skema penyerangan yang dibangun berjalan cukup efektif.

Namun, ketajaman di lini depan berbanding terbalik dengan kondisi pertahanan yang rapuh.

Gawang yang dikawal Hilman Syah sudah kebobolan 8 gol hanya dalam tiga laga awal dengan rata-rata kemasukan 2,7 gol per pertandingan. Krisis cleansheet dan kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi penyebab utama terbuangnya poin-poin krusial.

Salah satu kendala utama lini belakang PSM terletak pada konsentrasi di pertengahan babak kedua, khususnya saat transisi dari menyerang ke bertahan.

Laga kontra Persita menjadi bukti nyata, hanya berselang dua menit setelah Ananda Raehan mencetak gol di menit ke-72, koordinasi pertahanan langsung kendur hingga kebobolan oleh Tyronne del Pino pada menit ke-74.

Tantangan ini terasa kian berat jika melihat komposisi dan nilai investasi tim.

Berdasarkan data Transfermarkt, PSM Makassar menempati peringkat ke-12 dalam daftar nilai pasar skuad termahal di Liga 1 musim 2026/2027.

Dengan estimasi nilai skuad sebesar Rp76,04 miliar dari total 18 tim peserta, perbaikan fokus dan koordinasi pertahanan menjadi pekerjaan rumah mendesak agar nilai skuad papan tengah ini dapat dikonversikan menjadi hasil maksimal di lapangan.(*)