Detik-Detik Mencekam KM Virgo Transport Dihantam Ombak Hingga Terbalik, Basarnas Pacu Waktu Cari Ratusan Penumpang

Detik-Detik Mencekam KM Virgo Transport Dihantam Ombak Hingga Terbalik

BERANDANEWS — Banjarmasin, Sebuah tragedi memilukan kembali menguji keselamatan pelayaran tanah air. Kapal Motor (KM) Virgo Transport yang membawa ratusan jiwa dalam pelayaran menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengalami kecelakaan fatal hingga terbalik usai dihantam ombak ganas pada Ahad (13/9/2026).

Pemandangan dari udara yang ditangkap oleh tim SAR Gabungan memperlihatkan ketidakberdayaan armada tersebut di tengah luasnya samudra.

Hanya lambung bawah kapal yang tersisa menembus permukaan air laut, sementara seluruh bagian dek dan kabin penumpang telah tenggelam sepenuhnya ditelan kedalaman samudra.

Kepanikan sempat terekam sebelum sinyal komunikasi terputus total. Nakhoda KM Virgo Transport sempat mengirimkan sinyal bahaya pada pukul 04.10 WIB, melaporkan posisi kapal yang mulai miring tak terkendali akibat terjangan ombak besar yang menghantam keras lambung kanan kapal.

“Ini akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan, ini informasi yang kami dapat langsung dari kapal,” ungkap Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso.

Sayangnya, saat petugas berusaha merespons balik, sambungan telepon dan radio kapal sudah hening tanpa jawaban.

Di balik lambung kapal yang terbalik itu, ada ratusan kisah perjuangan bertahan hidup.

Berdasarkan data manifes resmi, KM Virgo Transport mengangkut total 243 jiwa, terdiri dari 30 kru kapal dan 213 penumpang yang mendambakan perjalanan aman sampai ke tujuan.

Hingga laporan ini diturunkan, sebanyak 114 orang berhasil diselamatkan dari dinginnya air laut, sementara duka mendalam harus ditelan lantaran 6 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kini, fokus dan doa tertuju pada nasib 129 orang lainnya yang masih dinyatakan hilang. Tim SAR Gabungan terus berpacu dengan waktu dan ganasnya gelombang laut demi menemukan para korban yang tersisa, membawa secercah harapan bagi keluarga yang cemas menanti kabar di daratan.(*)