Siaga Pengamanan Unjuk Rasa Makassar: Kapolrestabes Minta Anggota Sabar, Kunci Pergerakan Satu Komando

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH., SIK., M.Si memimpin kesiapan personil dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa di Kota Makassar

BERANDANEWS – Makassar, Suasana di bawah jalan layang Fly Over, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, tampak riuh oleh barisan aparat kepolisian sejak Kamis (27/8/2026) pagi.

Sebanyak 833 personel gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel disiagakan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa di Kota Makassar.

Apel kesiapan yang berlangsung pukul 07.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi jajaran Pejabat Utama serta para Kapolsek.

Dalam arahannya, Kombes Pol Arya Perdana menegaskan agar seluruh personel di lapangan tidak meremehkan eskalasi massa dan tetap menjaga kesiapsiagaan tinggi tanpa mudah terpancing emosi.

“Hari ini kita melaksanakan apel kesiapan. Melihat situasi yang ada, kita jangan underestimate, jangan sampai dianggap enteng. Kita tetap harus waspada terhadap situasi yang kemungkinan terjadi,” ujar Kombes Pol Arya Perdana di hadapan ratusan personel, Kamis (27/8/2026).

Arya mengingatkan jajarannya untuk belajar dari dinamika pengamanan sebelumnya. Ia menekankan agar tidak ada anggota yang bertindak di luar komando resmi maupun melakukan aksi main hakim sendiri yang berpotensi memicu bentrokan.

“Rekan-rekan bergerak atas perintah Kapolrestabes Makassar. Tidak ada gerakan lain kecuali yang diperintahkan. Jika ada bisikan-bisikan provokasi, jangan sampai kita terprovokasi. Jangan sampai terjadi bentrokan kepolisian dengan masyarakat,” tegasnya.

Kapolrestabes meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan kesabaran tinggi saat melayani masyarakat yang menyampaikan aspirasi di jalanan. Meski demikian, tindakan tegas dan terukur tetap disiapkan apabila terdapat ancaman keselamatan jiwa bagi warga maupun petugas.

Di sisi lain, Arya mengimbau para peserta aksi unjuk rasa untuk menyalurkan pendapat secara tertib, damai, serta menghindari aksi-aksi yang merugikan publik seperti pembakaran ban dan penutupan jalan total.

Usai arahan, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Wall Game (WFG) yang dipimpin Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Eddy Sumantri, guna mematangkan skenario penempatan personel (plotting) di berbagai titik krusial di wilayah Kota Makassar.(*)