BERANDANEWS – Makassar Angin segar berembus bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Di tengah tekanan ekonomi dan menurunnya daya beli warga, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) sepakat bulat untuk membatalkan rencana kenaikan dua jenis pajak kendaraan.
Pajak yang batal dinaikkan tersebut adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang semula diusulkan naik dari 7,5 persen menjadi 10 persen, serta Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang sempat dirancang melambung dari 7 persen ke 9 persen.
Keputusan krusial yang melegakan ini diketok dalam rapat kerja finalisasi Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Perubahan Atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 di kantor sementara DPRD Sulsel, Senin (24/8/2026).
“Hasil finalisasinya, kami bersepakat antara Pemprov dan DPRD tidak menaikkan pajak. BBNKB semula diusulkan naik menjadi 10 persen, dan PBBKB naik 9 persen, itu tidak jadi dinaikkan,” tegas Wakil Ketua Pansus DPRD Sulsel, Anwar Purnomo, Rabu (26/8/2026).
Anwar mengungkapkan, pembatalan penyesuaian tarif ini murni mempertimbangkan jeritan dan kondisi ekonomi riil masyarakat di lapangan.
Meskipun regulasi UU Nomor 1 Tahun 2022 memberikan ruang bagi daerah untuk menaikkan BBNKB hingga batas maksimal 12,5 persen dan PBBKB 10 persen, Pemprov dan DPRD Sulsel memilih untuk tidak membebani warga lebih jauh meski konsekuensinya potensi pendapatan daerah tak bertambah.
Ia juga meluruskan kesalahpahaman yang sempat memicu keresahan publik terkait isu kenaikan pajak tahunan.
“Ini perlu diklarifikasi, bukan pajak kendaraan (STNK tahunan), tapi untuk pembeli kendaraan baru, terutama kendaraan di atas Rp30 juta. Jadi, saat ini tidak ada kenaikan. Keputusan finalnya tinggal menunggu Paripurna, tapi kami sudah sepakat batal naik,” terangnya.
Langkah legowo yang diambil wakil rakyat dan Pemprov Sulsel ini membuktikan keberpihakan nyata terhadap stabilitas ekonomi warga, menjaga agar industri otomotif dan daya beli masyarakat lokal tetap bernapas di tengah situasi yang belum sepenuhnya stabil.(*)





