Niat Baik Berujung Tragedi, Nasib Malang Lansia 69 Tahun yang Tewas di Tangan Oknum Polisi

Ilustrasi

BERANDANEWS — Deli Serdang, Pintu rumah yang terbuka atas dasar rasa percaya dan ketetanggaan justru menjadi awal dari sebuah tragedi memilukan di Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Hj Nurlis, seorang nenek berusia 69 tahun, harus meregang nyawa di tangan tetangganya sendiri, RF (23), seorang oknum polisi yang tega menghabisi nyawanya secara keji.

Tak ada curiga sedikit pun di hati Hj Nurlis saat menyambut kedatangan RF. Sebagai tetangga dekat yang sudah dikenal baik, sang nenek menyambutnya hangat dan mempersilakannya masuk ke dalam rumah.

Namun, ikatan ketetanggaan dan penghormatan kepada orang tua mendadak sirna oleh gelap mata. RF mendatangi korban untuk meminjam uang sebesar Rp50 juta.

Ketika Hj Nurlis dengan tutur kata halus menyatakan tidak memiliki uang sebanyak itu, respons hangat sang nenek justru dibalas dengan aksi brutal.

Dianiaya Hingga Perhiasan Dirampas

Rasa kecewa membuat pelaku gelap mata. Ia tega memukul wajah senja Hj Nurlis hingga memar. Jeritan kesakitan dan jeritan minta tolong dari sang nenek yang ketakutan justru membuat pelaku makin panik. Tanpa belas kasihan, RF menancapkan senjata tajam ke leher bawah korban hingga lansia tak berdaya itu tewas seketika di tempat.

Tidak berhenti di situ, penderitaan sang nenek berlanjut dengan perampasan. Pelaku melucuti anting emas senilai Rp3 juta yang melekat di tubuh korban, lalu merusak CCTV rumah demi menutupi jejak aksinya.

Keadilan untuk Sang Nenek

Pelarian RF yang sempat kabur ke arah Tebing Tinggi akhirnya terhenti dalam waktu 2×24 jam setelah polisi melacak jejaknya dari rekaman pengawas sekitar. Kini, pelakunya telah diringkus dan terancam hukuman mati atas perbuatan teganya merenggut nyawa seorang lansia yang tak berdosa.

Tragedi ini menyisakan duka mendalam—tentang bagaimana keramahan dan pintu terbuka seorang nenek tua justru dibalas dengan pengkhianatan dan kejahatan tak termaafkan.(*)