BERANDANEWS — Gowa, Angin segar berembus bagi warga di wilayah perbatasan dan pegunungan Sulawesi Selatan.
Pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan bernilai Rp161 miliar di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, resmi dimulai.
Lebih dari sekadar fasilitas fisik, kehadiran rumah sakit tahun jamak (multiyears) ini membawa sederet manfaat besar yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Tak Perlu Lagi Beraruh Nyawa Tembus Jalanan ke Makassar
Selama ini, warga di pedalaman Gowa, Sinjai, hingga Bulukumba harus menempuh perjalanan berjam-jam melewati medan berat dan berlekuk demi mendapatkan layanan rujukan di Kota Makassar. Ke depan, beban emosional dan ongkos transportasi warga akan berkurang drastis karena fasilitas rujukan medis terbaik kini hadir di halaman rumah sendiri.
Penanganan Darurat Kritis Jadi Lebih Cepat
Dalam situasi golden period (menit-menit krusial penyelamatan nyawa), waktu adalah segalanya.
Ibu Hamil: Kasus pendarahan persalinan bisa langsung ditangani tanpa risiko komplikasi di jalan.
Korban Kecelakaan: Penanganan trauma dan pertolongan pertama darurat dapat dilakukan secara presisi dan cepat.
“Banyak masyarakat kita nantinya tidak lagi harus dirujuk ke Kota Makassar di tengah medan yang susah. Harapannya layanan ini benar-benar terjangkau dan menyelamatkan,” tegas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
Fasilitas ‘Rasa Kelas Atas’ dan Dokter Spesialis Lengkap
Meski berstatus Tipe C, warga tidak perlu khawatir soal kualitas layanan. RS Regional Malino dirancang secara khusus dengan standar tinggi:
Alat Medis Setara Tipe B: Dilengkapi peralatan diagnostik dan medis modern.
Dokter Spesialis Standby, artinya Warga tak perlu mengantre lama atau terbang jauh untuk berkonsultasi dengan dokter ahli.
Pemerataan Kesejahteraan dan Indeks Kesehatan Warga
Pembangunan yang ditargetkan selesai pada 2027 ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Sulsel dalam meruntuhkan ketimpangan akses kesehatan. Kehadiran RS ini dipastikan meningkatkan derajat kesehatan, ketenangan hidup, serta kualitas kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Sulsel secara berkelanjutan.(*)





