BERANDANEWS – Sidrap, Upaya membangun kemandirian kesehatan masyarakat desa dilakukan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin melalui program Revitalisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Padangloang, Kecamatan Duapitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini digagas oleh Marwah Nadia, mahasiswi Fakultas Farmasi Unhas yang tengah menjalankan pengabdian masyarakat dalam program KKN-Profesi Kesehatan Angkatan 69.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman herbal sebagai terapi tambahan maupun langkah pencegahan terhadap berbagai penyakit yang umum dijumpai di lingkungan sekitar.
Pelaksanaan revitalisasi TOGA mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan dirancang berbasis kerja bakti, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahap kegiatan.
Supervisor KKN-PK Desa Padangloang, Athina Saraya, S.Psi., M.Sc., menekankan pentingnya partisipasi warga dalam setiap program mahasiswa.
“Masyarakat juga harus tahu dan ikut terlibat dalam setiap program kerja, sehingga kehadiran mahasiswa di desa lebih terasa,” ujarnya dalam diskusi bersama mahasiswa.
Penanaman tanaman obat dilakukan di halaman Puskesmas Pembantu Desa Padangloang. Kegiatan ini melibatkan masyarakat yang didominasi oleh kader Posyandu Desa Padangloang dengan pendampingan dari bidan desa.
Melalui program ini, mahasiswa berharap keberadaan TOGA tidak hanya menjadi penghijauan semata, tetapi juga menjadi sumber edukasi dan pemanfaatan tanaman obat yang berkelanjutan bagi warga desa.
Melalui program ini, mahasiswa berharap keberadaan TOGA tidak hanya menjadi penghijauan semata, tetapi juga menjadi sumber edukasi dan pemanfaatan tanaman obat yang berkelanjutan bagi warga desa.
Pemanfaatan tanaman herbal di lingkungan rumah tangga diharapkan dapat membantu masyarakat memiliki alternatif pendukung kesehatan yang mudah dijangkau, sekaligus memperkuat budaya hidup sehat berbasis potensi lokal.(*)





