Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulsel Tegaskan Komitmen Dekat dengan Masyarakat dan Berantas Narkoba di Internal

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro

BERANDANEWS – Makassar, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menggelar peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” di Lapangan Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (1/7/2026).

Puncak peringatan Hari Bhayangkara tersebut diwarnai berbagai kegiatan dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, mulai dari Gubernur Sulawesi Selatan, Ketua DPRD Sulsel, Pangdam XIV/Hasanuddin, perwakilan Komisi III DPR RI, para rektor perguruan tinggi, pimpinan media, hingga tamu undangan lainnya.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, mengatakan sebelum peringatan puncak, Polda Sulsel telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Forkopimda Sulsel memberikan beberapa masukan, edukasi, dan lain sebagainya tentang Polri. Sebelumnya, kami juga telah melaksanakan bakti kesehatan, bakti sosial, bedah rumah, hingga pembangunan sumur bor untuk masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai kegiatan sosial tersebut terlaksana berkat dukungan penuh dari jajaran TNI, termasuk Pangdam XIV/Hasanuddin, TNI Angkatan Udara, dan TNI Angkatan Laut.

“Kami sangat didukung oleh TNI dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan kepolisian. Terima kasih kepada Pak Pangdam dan seluruh jajaran TNI yang terus bersinergi bersama kami,” katanya.

Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sulsel juga menyampaikan harapannya agar Polri terus berbenah dan semakin dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin Polri lebih maju, lebih dekat ke hati masyarakat, serta mampu berkolaborasi dengan seluruh elemen, baik pemerintah maupun TNI. Kita bersatu membangun Sulawesi Selatan. Ewako!,” tegasnya.

Selain memperkuat pelayanan kepada masyarakat, Polda Sulsel juga menegaskan komitmennya dalam melakukan pembenahan internal, khususnya terhadap personel yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

“Kami sudah berkomitmen, apabila ada anggota Polri yang terlibat narkoba, tidak ada pilihan lain kecuali keluar dari institusi Polri. Beberapa anggota, termasuk perwira, telah dikenakan sanksi kode etik hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” ungkapnya.

Langkah tegas tersebut, lanjut Kapolda, sejalan dengan arahan Komisi III DPR RI saat melakukan kunjungan kerja ke Polda Sulsel dan menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Pada kesempatan itu, Polda Sulsel juga memperkuat sinergi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui gerakan “Sapu Kamtibmas” untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

“Kami berharap seluruh ormas dapat mendukung pembangunan di Sulawesi Selatan, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini,” jelasnya.

Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Sulsel turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan, di antaranya atraksi Polisi Cilik Polres Pangkajene dan Kepulauan, demonstrasi kemampuan personel Brimob Polda Sulsel, serta sejumlah kegiatan hiburan dan sosial lainnya.(*)