BERANDANEWS – Makassar, Tim Jatanras Polrestabes Makassar berhasil menangkap tiga dari empat pelaku pengeroyokan terhadap seorang selebgram perempuan berinisial NA (34).
Ketiganya diamankan pada Sabtu (27/6/2026), kurang dari 24 jam setelah korban mengumumkan sayembara berhadiah Rp5 juta bagi siapa saja yang memberikan informasi mengenai para pelaku.
“Untuk ketiga orang yang diduga melakukan penganiayaan kepada selebgram wanita itu berhasil diamankan setelah dilakukan,” kata Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, Sabtu (27/6/2026).
Kasus ini sempat viral di media sosial setelah korban mengunggah video pascakejadian dan meminta bantuan masyarakat untuk mengungkap identitas pelaku.
Peristiwa pengeroyokan tersebut bermula dari insiden sepele di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, pada pertengahan pekan lalu. Saat itu, korban yang dibonceng oleh kekasihnya melintas di lokasi dan berpapasan dengan para pelaku yang diduga menerobos lampu merah.
Saling tatap antara salah seorang pelaku dan kekasih korban diduga memicu emosi para pelaku. Mereka kemudian berbalik arah dan mengejar korban.
Setelah berhasil menghentikan korban, para pelaku langsung mengeroyok kekasih NA. Korban juga menjadi sasaran kekerasan dan dipukul menggunakan helm hingga mengalami trauma.
Merasa pelaku belum tertangkap, NA kemudian mengunggah video di media sosial pada Kamis (25/6/2026).
Sehari berselang, ia mengumumkan sayembara dengan hadiah Rp5 juta bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi akurat terkait identitas maupun keberadaan para pelaku.
Merespons laporan korban dan keresahan masyarakat, Tim Jatanras Polrestabes Makassar bergerak cepat hingga akhirnya berhasil mengamankan tiga pelaku.
Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial CA alias Ade (18), MRS (19), dan AB (27). Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar bersama personel Polsek Ujung Pandang menangkap mereka di Jalan Abubakar Lambogo 2 Lorong 3, Kecamatan Makassar, sekitar pukul 05.00 WITA.
Pihak kepolisian menegaskan aksi tersebut bukan dilakukan oleh kelompok geng motor terorganisir, melainkan dipicu oleh ketersinggungan sesaat di jalan raya.
“Para pelaku melakukan aksinya secara spontan karena merasa tersinggung saat berkendara. Berdasarkan pemeriksaan awal, mereka bukan bagian dari kelompok geng motor yang terorganisir,” ujar pihak kepolisian.
Saat ini, ketiga pelaku telah ditahan di Mapolrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi dan kini berstatus buron.(*)





