BERANDANEWS – Makassar, Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Aula Handayani Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Makassar saat pelaksanaan Penamatan Siswa Tahun Ajaran 2025/2026, Senin (22/6/2026).
Sebanyak 86 siswa dari berbagai jenjang pendidikan resmi dilepas setelah menyelesaikan masa belajar mereka.
Momen istimewa tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik maupun intelektual tidak menjadi penghalang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk meraih prestasi dan menggapai masa depan yang lebih baik.
Sebanyak 86 lulusan yang ditamatkan terdiri atas 3 siswa TKLB, 27 siswa SDLB, 26 siswa SMPLB, dan 30 siswa SMALB. Kehadiran para orang tua yang mendampingi menambah suasana emosional, diwarnai senyum bangga dan haru atas perjuangan panjang yang telah dilalui anak-anak mereka.
Acara penamatan berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni yang dibawakan langsung oleh siswa. Tari Pakkarena yang ditampilkan siswi berkebutuhan khusus menjadi sajian pembuka untuk menyambut para tamu undangan. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Kemeriahan berlanjut melalui Tari Gandrang Bulo yang dibawakan siswa laki-laki dengan penuh semangat dan keceriaan. Sementara itu, seorang guru turut menghangatkan suasana dengan membawakan lagu “Laskar Pelangi”, yang sarat makna tentang mimpi, harapan, dan semangat meraih masa depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala SLBN 1 Makassar Dr. Muhammad Nur, S.Pd., M.Pd., Ketua Komite Drs. Sederhana Ali, serta sejumlah mantan kepala sekolah, di antaranya Andi Hamjan, S.Pd., M.Pd., Dr. Hj. Fatimah, S.Pd., M.Pd., dan Dra. Hj. Rahmayani, M.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Sari Diana Muallim, S.Sos., memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian dan reputasi SLBN 1 Makassar.
Menurutnya, SLBN 1 Makassar merupakan salah satu sekolah disabilitas terbaik di Indonesia yang secara konsisten melahirkan siswa berprestasi di berbagai bidang.
“SLBN 1 Kota Makassar merupakan salah satu sekolah disabilitas terbaik di Indonesia. Prestasi guru dan siswanya bahkan telah dikenal hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Prestasi tersebut diperkuat dengan capaian sekolah yang berhasil mempertahankan gelar Juara Umum ajang talenta tingkat Provinsi Sulawesi Selatan selama 13 tahun berturut-turut.
Kepala SLBN 1 Makassar, Dr. Muhammad Nur, S.Pd., M.Pd., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
“Selama 13 tahun berturut-turut kita mampu mempertahankan gelar Juara Umum pada berbagai ajang talenta tingkat provinsi, mulai dari bidang seni, kreativitas, keterampilan, O2SN hingga Lomba Keterampilan Siswa,” ungkapnya.
Di balik berbagai prestasi yang diraih, SLBN 1 Makassar juga menghadapi tantangan serius terkait keterbatasan tenaga pendidik. Sebagai sekolah luar biasa dengan jumlah siswa terbanyak di Sulawesi Selatan, kebutuhan guru terus meningkat.
Tantangan tersebut diperkirakan semakin berat pada tahun ajaran mendatang karena sebanyak 10 guru senior akan memasuki masa pensiun secara bersamaan.
Untuk menjaga kualitas pembelajaran, pihak sekolah menyiapkan sejumlah langkah strategis.
Salah satunya dengan membatasi penerimaan peserta didik baru pada jenjang TKLB serta melakukan penyesuaian tugas mengajar bagi sejumlah guru sesuai kebutuhan sekolah.
Langkah tersebut dilakukan agar siswa, khususnya pada jenjang SMALB, tetap mendapatkan pendampingan dan pembelajaran yang optimal dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.

Penamatan siswa bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal langkah baru bagi para lulusan SLBN 1 Makassar. Dengan bekal pendidikan, keterampilan, karakter, serta nilai-nilai keimanan yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjadi pribadi mandiri dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa untuk berkembang dan berprestasi, terlepas dari berbagai keterbatasan yang dimiliki.(*)





