Perkumpulan Aparatur Desa Seluruh Indonesia Sulsel Dukung Program Ketahanan Pangan Pemprov Sulsel

22
Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, bersilaturahmi bersama Perkumpulan Aparatur Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Sulsel, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel

BERANDANEWS – Makassar, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, bersilaturahmi bersama Perkumpulan Aparatur Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Sulsel, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin, (23/10).

Dalam silaturahmi ini, Pj Gubernur Bahtiar menjabarkan delapan program prioritasnya, serta upayanya dalam bertugas selama setahun ke depan memimpin Sulsel serta menyejahterakan masyarakat. Termasuk dalam sektor pertanian, peternakan dan perikanan.

Demikian juga dukungan Pemprov kepada desa dengan memberikan bantuan bibit untuk ketahanan pangan, sehingga dapat menjadi contoh bagi yang lain.

Ketua DPD PAPDESI Sulsel, Muhammad Darwis, menyatakan, mendukung program Pj Gubernur, termasuk dalam katahanan pangan. Menurutnya, hal tersebut berkaitan dengan roh Undang-undang Desa.

“Ini program budidaya pisang adalah program yang bagus. Ini sebenarnya bersinergi dengan Undang-undang Desa. Karena saya tahu persis awal dibuatnya undang-undang tersebut untuk naskah akademiknya. Dan program Pak Pj Gubernur itu bagus sekali,” terangnya.

Lanjutnya, program tersebut disesuaikan dengan tipologi desa. Bahwa dianjurkan ada sebagian dana desa digunakan, disesuaikan dengan tipologi desa untuk pemberdayaan desa.

“Teman-teman merespon dan meminta mau menanam sekian hektar. Merespon program ini,” ujarnya.

Sebagai ketua, ia kemudian akan menyosialisasikan kapada anggota PAPDESI lainnya. “Program dana desa itu memang harus diakselarasi dengan program Pak Gubernur. Terutama disisihkan sedikit untuk pemberdayaan ekonomi,” jelasnya.

Sedangkan, Ketua PAPDESI Bulukumba, Amiruddin Nurdin Rasyid, juga siap mendukung program Pj Gubernur. Ia mengungkapkan, terdapat lahan tidur di Desa Ara yang dapat ditanami untuk budidaya hortikultura.

Sementara, Kades Tanra Tuo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Andi Asrul, optimistis budidaya pisang di Sulsel dapat sukses. Apalagi, komoditi ini banyak dibutuhkan masyarakat kita.

“Masyarakat akan mencontoh jika ada yang sudah dilihatnya berhasil,” pungkasnya. (*)