Cara Menghadapi Atasan yang Kurang Kompeten

87

Bekerja di tempat dengan orang-orang yang kurang berkompeten pasti akan lebih melelahkan. Terlebih lagi jika atasanmu lah yang tidak berkompeten, itu akan berkali lipat lebih melelahkan. Namun bagaimana pun dia merupakan atasanmu yang harus kamu patuhi dan hormati. Berikut merupakan cara yang dapat kamu lakukan untuk menghadapi atasan yang kurang berkompeten.

1. Cari tau tentang Atasan Anda

Sebelum Anda memiliki prasangka yang tidak baik dengan atasan Anda, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu bagaimana kondisi atasan sebenarnya. Jangan sampai Anda sudah menghakimi tetapi tidak tahu kenyataannya. Kenali juga terlebih dahulu cara kerja atasan Anda.

Anda bisa mencari tahu pengalaman kerja dia sebelumnya dan apa yang sudah dia pernah lakukan di kantor sebelumnya. Anda bisa mengetahuinya dengan cara mengajaknya berbicara atau sekadar makan siang. Selain agar semakin akrab, Anda juga akan lebih bisa mengerti posisi atasan Anda.

2. Fokus pada tanggungjawab

Sebaiknya Anda fokus terlebih dahulu terhadap tanggung jawab Anda. Lakukan apa yang Anda bisa untuk lingkungan kerja. Jadilah pribadi yang dapat diandalkan dalam tim. Selain itu berikanlah performa yang konsisten untuk menunjukkan bahwa Anda memang orang yang profesional dalam bekerja.

3. Tetap Menghormatinya

Jika Anda sudah mengetahui di mana letak kekurangannya, maka Anda bisa membantunya dengan mengarahkannya apa yang harus ia coba lakukan. Namun jangan sampai Anda tinggi hati dan tetaplah menghormatinya sebagai atasan.

Jangan sampai Anda mengarahkan seolah-olah Anda yang menguasai dan lebih tahu segalanya. Tetaplah mengarahkannya dalam batas wajar dan tetap hargai privasinya dalam bekerja.

4. Jangan Ambil Alih Pekerjaannya

Walaupun atasan Anda tidak berkompeten, jangan sampai Anda mengambil alih pekerjaannya. Hal ini bakal membuat atasan makin berada di zona yang nyaman. Selain itu, dia juga jadi gak bisa berkaca pada kekurangannya selama ini.

Jangan sampai atasan Anda yang kurang berkompeten ikut menurunkan kinerja Anda juga. Tetaplah menjadi orang yang dapat diandalkan oleh rekan-rekan kerja Anda. Semangat!