BKAD Luwu Rancang Aksi Perubahan Proses Pencairan Alokasi Dana Desa, 1 SPM Unuk Semua Desa

30
BKAD Luwu Rancang Aksi Perubahan Proses Pencairan Alokasi Dana Desa, 1 SPM Unuk Semua Desa

BERANDANEWS – Luwu,  Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Luwu rancang Aksi Perubahan Efektivitas Proses Penerbitan SPM Pencairan Alokasi Dana Desa Pada Sub Bagian Keuangan BKAD Kabupaten Luwu.

Hal ini dirancang oleh Kasubag Keuangan BKAD Kabupaten Luwu, Indra Andi Nakko, SE. MM. pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Kabupaten Luwu Angkatan XIII tahun 2023.

Indra Andi Nakko menyampaikan, dengan adanya aplikasi yang di gunakan, nantinya perangkat pemerintah desa sangat senang, karena tidak perlu datang jauh-jauh ke Belopa untuk membawa kelengkapan berkas, bisa dikirim dari rumah atau dari kantor desa dan bisa mendownload kelengkapan berkas untuk diproses lebih lanjut.

“Tujuan dari sistem ini adalah penyederhanaan birokrasi dengan memangkas SOP yang Panjang, artinya memudahkan pekerjaan Pemerintah Desa dalam proses pencairan Dana Desa” ucapnya, Rabu, (25/10).

Indra Andi Nakko menjelaskan, aksi perubahan ini membuat proses penerbitan SPM Pencairan Alokasi Dana Desa lebih efektif, efisien dan tepat waktu karena proses sebelumnya di lakukan setiap triwulan satu desa satu SPM secara acak dan waktu yang tidak menentu, sehingga membutuhkan 207 desa setiap triwulan.

“Dengan adanya inovasi ini proses penerbitan SPM akan dilakukan setiap triwulan dan satu SPM untuk 207 Desa. Jadi dalam satu tahun minimal memakai empat SPM untuk Alokasi Dana Desa yang sebelumnya memakai Delapan Ratus Delapan Puluh Dua (828) SPM, sehingga dapat menghemat banyak biaya cetak pada BKAD, dan menghemat biaya operasional pada pemerintah desa” terangnya.

Diharapkan dalam implementasinya kedepan akan berhasil meningkatkan partisipasi Pemerintah Desa dalam proses pemerintahan dan memberdayakan mereka untuk mencapai kualitas yang lebih baik.(*)