Di hadapan Warga Makassar, Menko Pangan Zulhas Pastikan Bantuan Beras Gratis Lanjut Hingga Desember 2026

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas)

BERANDANEWS – Makassar, Komitmen pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat berpenghasilan rendah kembali ditegaskan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memastikan penyaluran bantuan pangan beras gratis resmi diperpanjang hingga periode Desember 2026.

Kepastian program kerakyatan tersebut disampaikan Zulhas saat menyerahkan bantuan pangan beras secara simbolis di GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (7/10/2026) pagi.

Didampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman serta jajaran anggota DPR RI, Zulhas menegaskan bahwa penerima kategori desil 1 hingga desil 4 akan langsung mendapatkan jatah rapel sebesar 30 kilogram beras untuk alokasi Oktober, November, dan Desember.

“Bantuan pangan yang 10 kilo untuk Juli sampai September sudah selesai dirapel. Hasil rapat dengan Kementan kita tambah lagi 30 kilo untuk periode Oktober hingga Desember. Jadi bapak ibu tidak usah khawatir, akan dapat beras 30 kilo lagi sekaligus,” tegas Zulhas di hadapan ratusan warga.

Pemerintah secara nasional mengagendakan penyaluran sekitar 1 juta ton beras yang menyasar 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atas persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Beras Subsidi SPHP Rp12.500 Disiapkan untuk Pasar Tradisional

Guna mengantisipasi lonjakan harga beras di pasaran bagi warga di luar penerima bantuan gratis, pemerintah turut menggelontorkan beras subsidi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Sebanyak 1 juta ton beras SPHP dipasok untuk dijual dengan harga eceran terjangkau Rp12.500 per kilogram. Sasaran program ini adalah masyarakat kategori desil 5 hingga desil 8 yang membutuhkan alternatif harga murah.

“Bagi masyarakat yang masih mampu membeli tapi keberatan harga naik, kita putuskan beras bersubsidi harga Rp12.500 per kilo. Bulog akan salurkan ke pasar-pasar tradisional hingga Koperasi Desa Merah Putih,” tambah Zulhas.

Di Kecamatan Biringkanaya sendiri, sebanyak 750 Kepala Keluarga (KK) dari 10 kelurahan beserta jajaran pengemudi ojek online (ojol) menerima langsung paket bantuan beras premium dalam kegiatan penyerahan simbolis tersebut.(*)