BERANDANEWS — Jeneponto, Keluhan warga terkait sinyal telekomunikasi yang mendadak lemah di sejumlah wilayah Kabupaten Jeneponto, akhirnya terkuak.
Penyebabnya tak lain adalah ulah nekat seorang pekerja teknisi tower berinisial MK (44) yang mengembat kabel aksesoris tower milik perusahaannya sendiri.
Pelaku yang sempat kabur ke luar daerah akhirnya berhasil diciduk oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto di kediamannya di Jalan Minasa Upa, Kota Makassar, pada Ahad (4/10/2026).
Dantim Pegasus Resmob Polres Jeneponto, Aiptu Abdul Rasyad, membeberkan bahwa Haikal melancarkan aksi pencurian instrumen vital tersebut di tiga lokasi kecamatan berbeda, yakni Kecamatan Bontoramba, Batang, dan Kelara.
“Yang kami amankan pelaku terkait kasus pencurian aksesoris tower di tiga kecamatan di Jeneponto,” ujar Aiptu Abdul Rasyad kepada awak media, Selasa (6/10/2026).
Modus Orang Dalam: Ditugasi Memasang, Justru Dijual
Aksi jahat ini terbongkar berkat kecurigaan pimpinan perusahaan tempat pelaku bekerja. Sang pemilik perusahaan, William, mengutus Haikal untuk memasang komponen kabel pendukung pada menara pemancar.
Bukannya menjalankan tugas, Haikal justru mengondisikan alat-alat tersebut untuk digelapkan dan dijual demi mengantongi keuntungan pribadi. Akibatnya, pemancar tidak berfungsi maksimal dan jaringan internet publik terganggu secara signifikan.
“Dia pekerja tower. Saat diminta memasang alat, tapi tidak dipasang oleh pelaku. Dampaknya jaringan tidak ada, sehingga bosnya curiga dan melapor,” jelas Rasyad.
Pihak perusahaan ditaksir mengalami kerugian materiil sekitar Rp 4 juta. Karena seluruh barang bukti kabel hasil curian telah laku dijual oleh pelaku, petugas langsung menggelogok MK ke Mapolres Jeneponto untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.(*)





