
BERANDANEWS — Makassar, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menegaskan bahwa rasa aman di tengah masyarakat bukan sekadar tugas rutin kepolisian, melainkan pondasi utama untuk menggerakkan roda ekonomi dan menuju Indonesia Emas.
Pesan menohok ini disampaikan dalam rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Situasi Kamtibmas yang dihadiri seluruh Pejabat Utama hingga Kapolsek jajaran di Ruang Gelar Perkara Satreskrim Polrestabes Makassar, Senin (5/10/2026).
Di hadapan para bawahannya, Arya meminta seluruh personel untuk membuang jauh-jauh sikap acuh tak acuh. Setiap laporan dan jeritan hati masyarakat Kota Makassar harus direspons secara cepat, tepat, dan tanpa diskriminasi.
“Dengarkan setiap keluhan masyarakat, benahi SDM dengan menempatkan personel sesuai kemampuan, serta berikan pelayanan yang cepat dan adil. Keamanan merupakan pondasi menuju Indonesia Emas,” tegas Arya.
Atensi Khusus Kejahatan Resah: Narkoba Hingga Judi Online
Tak hanya soal pelayanan, jajaran Reskrim dan tim operasional di lapangan juga mendapatkan instruksi tegas terkait penindakan kejahatan yang sering meresahkan dan merugikan warga kecil.
Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan utama meliputi pemberantasan narkoba, judi online, korupsi, penyelundupan, hingga aksi premanisme yang kerap mengganggu ketertiban umum.
Arya meminta jajarannya tak segan menindak tegas para pelaku kejahatan tersebut serta transparan menyampaikan hasil pengungkapan kasus kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.
“Kita harus tegas terhadap kejahatan yang menjadi perhatian masyarakat. Maksimalkan pengungkapan dan pastikan penegakan hukum berjalan secara profesional,” pungkasnya.
Melalui penguatan internal dan respons cepat di lapangan, Polrestabes Makassar berkomitmen menghadirkan ruang publik yang aman, adil, dan ramah bagi seluruh warga Kota Daeng.(*)




