BERANDANEWS — Makassar, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan untuk meresmikan secara langsung program Sekolah Rakyat Tahap II.
Kota Makassar ditunjuk menjadi pusat peresmian nasional bagi satuan pendidikan formal berbasis asrama (boarding school) yang diperuntukkan secara gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera tersebut.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa kepastian jadwal kedatangan Kepala Negara diperkirakan berlangsung setelah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI pada 5 Oktober mendatang.
“Insya Allah, waktunya masih menunggu konfirmasi pastinya dari Pak Presiden. Kemungkinan besar dijadwalkan setelah peringatan HUT TNI,” ujar Dody Hanggodo, dikutip Kamis (24/9/2026).
Dody menjelaskan bahwa pihaknya rutin berkoordinasi dengan Kementerian Sosial guna memastikan kelengkapan sarana dan prasarana penunjang fasilitas pendidikan berasrama tersebut sebelum peresmian digelar.
Program Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan akses pendidikan berasrama penuh tanpa biaya mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA. Pada Tahap II ini, pemerintah pusat membangun 104 Sekolah Rakyat secara nasional.
Khusus untuk Provinsi Sulawesi Selatan, sebanyak 9 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II telah rampung dibangun dengan menyedot alokasi anggaran pusat sebesar Rp2,3 triliun.
Pembangunan sembilan sekolah ini terbagi dalam dua paket pekerjaan, di mana tiap titik sekolah menelan investasi infrastruktur berkisar Rp220 miliar hingga Rp250 miliar.
Sebaran 9 Lokasi Sekolah Rakyat Tahap II di Sulawesi Selatan:
Paket I (Alokasi Rp1,2 Triliun):
1. Kabupaten Sidrap: Desa Mario, Kecamatan Kulo.
2. Kabupaten Wajo: Kelurahan Uraiyang, Kecamatan Majauleng.
3. Kabupaten Soppeng: Kelurahan Lalabatarilau, Kecamatan Lalabata.
4. Kabupaten Tana Toraja: Kelurahan Marinding, Kecamatan Mengkendek.
5. Kabupaten Barru: Dusun Lawallu, Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja.
Paket II (Alokasi Rp972 Miliar):
6. Kota Makassar: Kawasan GOR Sudiang, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya.
7. Kabupaten Takalar: Desa Pa’rappunganta, Kecamatan Polombangkeng Utara.
8. Kabupaten Sinjai: Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara.
9. Kabupaten Bone: Dusun Rompe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Hadirnya fasilitas pendidikan unggulan berbasis asrama ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan dan membuka pintu masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak kurang mampu di berbagai penjuru Sulawesi Selatan.(*)





