LASKAR Sulsel Apresiasi Komitmen Polrestabes Makassar Ungkap Jaringan Narkoba Internasional

LASKAR Sulsel Apresiasi Komitmen Polrestabes Makassar Ungkap Jaringan Narkoba Internasional

BERANDANEWS – Makassar, Komitmen pemberantasan narkoba di wilayah administrasi Polrestabes Kota Makassar dinilai menunjukkan tren yang konsisten dan progresif. Hal tersebut menyusul pengungkapan kasus narkotika jaringan internasional Malaysia–Tanjung Pinang–Batam–Makassar dengan barang bukti sabu seberat 1,450 kilogram yang dirilis Satresnarkoba Polrestabes Makassar, Rabu (13/05/2026).

Dalam rilis resminya, Lembaga Study Hukum dan Advokasi Rakyat (LASKAR) Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi terhadap langkah tegas Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si bersama Kasat Narkoba AKBP Lulik Febyantara beserta jajaran Satresnarkoba dalam memutus mata rantai peredaran narkotika yang masuk ke Kota Makassar melalui jaringan internasional.

Ketua Umum LASKAR Sulawesi Selatan, Illank Radjab, S.H menilai pengungkapan tersebut menjadi bukti bahwa aparat kepolisian di bawah kepemimpinan Kombes Pol Arya Perdana, yang di komandoi kasar narkoba tidak sekadar melakukan penindakan simbolik, tetapi serius membangun pola pemberantasan yang terukur dan berkelanjutan.

“Ini bukan perkara kecil. Pengungkapan jaringan internasional dengan barang bukti sabu mencapai 1,450 kilogram menunjukkan bahwa Polrestabes Makassar bekerja secara serius, terukur dan memiliki komitmen nyata dalam menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkotika. LASKAR Sulawesi Selatan mengapresiasi langkah Kapolrestabes Makassar dan jajaran Satresnarkoba yang terus konsisten memutus jalur distribusi narkoba yang masuk ke Kota Makassar,” ujar Illank Radjab dalam keterangannya.

Ia juga menegaskan bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan, akademisi, aktivis sosial, hingga pemerintah daerah.

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan jaringan internasional tersebut harus menjadi momentum memperkuat pengawasan terhadap jalur masuk peredaran narkoba di Sulawesi Selatan yang selama ini dinilai rawan dimanfaatkan sindikat lintas negara.

“Peredaran narkotika hari ini sudah menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Karena itu kami berharap pengungkapan ini tidak berhenti pada penangkapan kurir atau pelaku lapangan semata, tetapi juga menyasar aktor intelektual dan jaringan besar di belakangnya. Negara tidak boleh kalah dengan mafia narkoba,” tegasnya.

LASKAR Sulawesi Selatan juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan indikasi peredaran narkotika di lingkungan masing-masing, sebagai bentuk partisipasi bersama dalam menjaga stabilitas sosial dan masa depan generasi muda di Kota Makassar.(*)