UMK Makassar akan segera Diumumkan

Berandasulsel.com – Makassar, Proses Penetapan upah minimum kota (UMK) Makassar 2020 akan dilakukan sebelum tanggal 15 November 2019 mendatang. Meski kenaikan tersebut ditolak oleh sebagaian besar buruh yang ada di Makassar.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, Irwan Bangsawan mengatakan, kenaikan tersebut merupakan amanah dari aturan yang ada.

“Insya Allah UMK kita akan tetapkan sebelum 15 November nanti dengan kenaikan hingga Rp 3 juta keatas, sehingga kita harapkan semua pihak dapat memahaminya karena kita hanya menjalankan amanah sesuai aturan,” kata Irwan.

Menurut Irwan, penetapan jumlah UMK memiliki acuan dan telah disepakati oleh perwakilan semua pihak. Terkait yang tergabung dalam dewan pengupahan serta mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

“Jadi semua pihak terkait menyepakati dan memutuskan, ada dari perwakilan buruh, ada pengusaha dan ada dari pihak pemerintah, sehingga itu mesti dipahami bahwa mereka semua ada mewakili yang duduk di dewan pengupahan,” ujarnya.

Terkait rencana aksi besar besaran yang akan dilakukan buruh karena menolak kenaikan UMK, Irwan tak banyak berkomentar. Dengan santai ia mempersilakan untuk menyampaikan aspirasinya.

“Kalau mau aksi silakan, karena itu hak mereka. Namun yang pasti tetap pada jalurnya bahwa secara aturan yang menetapkan adalah dewan pengupahan bukan kita,” pungkasnya.

Olehnya, Irwan berharap dengan adanya kenaikan tersebut semuanya bisa saling menghargai dan berjalan baik karena keputusan tersebut diambil berdasarkan aturan dan kesepakan semua pihak.

“Mudah mudahan saja tidak ada gejolak walaupun ada tetapi yang wajar saja dan sesuai dengan koridor koridor yang masih bisa dipertanggung jawabkan,” tutupnya.
Sekadar diketahui, UMK 2019 sebesar Rp 2.941.270. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 8,03 persen dari UMK sebelumnya di tahun 2018. Dimana UMK 2018 adalah sebesar Rp 2.722.000.(*)