Uji coba E-Coklit, Aplikasi Pemutakhiran Data Pemilih persiapan Pilkada Serentak di 12 Kabupaten Kota

202

Berandasulsel.com – Makassar, KPU Kota Makassar akan melakukan uji coba pada penggunaan aplikasi E-Coklit di 12 kabupaten dan kota yang melaksanakan pilkada serentak di Sulsel.

Komisioner KPU Kota Makassar, Endang Sari menyampaikan, uji coba mengambil sampel di dua tempat pemungutan suara (TPS) di tiap kabupaten dan kota di Sulsel yang berpilkada, atau 24 TPS. Total Jumlah pemilih di semua sampel TPS sesuai formulir model A-KWK 9.678 orang. Adapun yang berhasil didata berjumlah 2.357 orang, atau sekitar 24%.

“Pencapaian angka 24% data pemilih yang berhasil tercoklit dari total pemilih di TPS yang dijadikan sampel tersebut dengan estimasi waktu hanya sekitar 3-5 jam, adalah sebuah hal yang melahirkan rasa optimis terhadap efektivitas aplikasi E-Coklit yang dikembangkan KPU Makassar ini,” beber Endang dalam rilisnya beberapa waktu lalu.

Selain itu, dari uji coba tersebut kata Endang adalah, kemudahan menggunakan aplikasi dan kemampuan adapatasi yang cepat dari sebagian besar petugas di lapangan. Padahal petugas belum menjalani bimbingan teknis (bimtek). Sebaliknya, dengan coklit manual, petugas bisa dibimtek beberapa kali dan memakan waktu 2 hingga 3 hari.

Keunggulan lain dari aplikasi E-Coklit ini kata Endang adalah alur pengimputan data yang lebih ringkas, karena hasil unggahan petugas di lapangan langsung masuk ke server sidalih KPU Makassar.

“Sedangkan alur data tidak lagi sepanjang coklit manual yaitu dari PPDP ke PPS, PPK, baru sampai ke KPU Makassar. Aplikasi E-Coklit juga bisa menjadi kontrol untuk memantau pergerakan petugas PPDP di lapangan karena sistemnya yang seperti GPS sehingga proses pemutahiran data pemilih diharapkan bisa lebih akurat,” kata Endang lagi.

Setelah uji coba di level provinsi, selanjutnya aplikasi ini akan dilakukan pengujian secara nasional sebagai pemanasan sebelum dipakai oleh KPU RI di pilkada serentak nanti.(*)