Tetap jadi Pemersatu Bangsa, DPP Wahdah Islamiah gelar Munas

71

Berandasulsel.com – Makassar, Musyawarah Kerja Nasional XII Dewan Pengurus Pusat Wahdah Islamiah yang digelar di Asrama Haji Sudiang Makassar ini, diikuti oleh dewan pengurus pusat dan daerah se-Indonesia dan direncanakan berlangsung pada 13 hingga 15 Desember 2019.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, yang dihadiri Sekprov Sulsel, Abdul Hayat, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan musyawarah ini dan berharap program kerja yang akan dilaksankan di tahun 2020 oleh Wahdah Islamiyah dapat bersinergi dengan program prioritas Pemprov Sulsel.

“Pemprov memberikan apresiasi kuat pada terselenggaranya musyawarah ini, kami berharap program kerja yang akn dirancang dalam musyawarah ini dapat bersinergi dengan program prioritas Pemprov Sulsel saat ini,” ungkap Abdul Hayat di hadapan seluruh hadirin peserta musyawarah.

Pada kegiatan yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Ormas demi Keutuhan Umat dan Bangsa dalam Bingkai NKRI”, Abdul Hayat menekankan, Wahdah Islmiyah sebagai salah satu organisasi masyarakat yang cukup besar di Indonesia dapat menjadi elemen penting yang menjaga keutuhan dan persatuan bangsa dalam bingkai NKRI.

“Harapan kita, semua elemen bangsa dan ormas ada sinergitas dan satu visi dan misi baik dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, yang tentunya adalah bagaimana perkuat negara indonesia,” sebut Abdul Hayat.

Abdul Hayat juga menyampaikan, saat ini Pemprov Sulsel berupaya mengsinergikn segitiga emas, yakni Pemerintah, dunia usaha dan mahasiswa.

“Bagaimana kami Pemerintah Daerah berupaya menyediakan industri dan bidang usaha di Sulsel, untuk menyerap tenaga terdidik yakni mahasiswa untuk memperoleh lapangan pekerjaan,” kata Abdul Hayat.

Sementara, Ketua DPP Wahdah Islmiyah sekaligus Penanggungjawab kegiatan, Rahmat Abdul Rachman mengatakan organisasinya akan selalu menjadi wadah pemersatu bangsa.

“Wahdah Islamiyah Insya Allah sebagai ormas akan selalu menjaga kehormatan bangsa dalam bingkai NKRI,” ungkapnya.

Rahmat mengungkapkan, musyawarah kerja nasional kali ini, Wahdah Islamiyah mendukung langkah pemerintah mengurangi penggunaan plastik.

“Kami sampaikan bahwa Panitia Pelaksana sudah memenuhi harapan dan keinginan Pemerintah untuk mengurangi sampah plastik, dengan tidak menggunakan botol dan gelas plastik,” jelasnya.(*)