Soal Sengketa Lahan, Aliansi Masyarakat Bugis Makassar Bersatu gelar Aksi didepan PN Makassar

Aliansi Masyarakat Bugis Makassar Bersatu gelar Aksi didepan PN Makassar

BERANDANEWS – Makassar, Aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Masyarakat Bugis Makassar Bersatu menyampaikan orasi dan tuntutan terkait sengketa lahan seluas di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar yang melibatkan perseteruan antara mantan Wapres Jusuf Kalla dan PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD).

Aksi dilakukan di depan kantor Pengadilan negeri (PN) Makasaar Jalan Kartini Makassar, Selasa (11/11/2025).

Dalam aksinya massa menyerukan adanya dugaan rekayasa hukum dan praktik mafia tanah yang mencederai rasa keadilan

Adapun pernyataan sikap yang disampaikan antara lain, Pihak PT GMTD diduga secara sepihak mengklaim kepemilikan atas lahan tersebut dan melakukan tindakan eksekusi tanpa prosedur hukum yang sah, termasuk tanpa adanya pengukuran resmi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Selain itu massa menduga langkah GMTD didukung oleh oknum-oknum yang terlibat dalam praktik mafia tanah.

Aliansi Masyarakat Bugis Makassar Bersatu menyampaikan pernyataan menolak dengan tegas segala bentuk perampasan, rekayasa, dan manipulasi hukum atas tanah milik sah warga maupun tokoh masyarakat Makassar dan meminta aparat penegak hukum bersikap independen, transparan, dan tidak berpihak pada kepentingan korporasi mana pun.

Merekapun menyatakan dukungannya kepada Jusuf Kalla dan seluruh masyarakat yang mempertahankan hak atas tanah secara sah dan konstitusional.

“Aksi ini adalah aksi damai dan bermartabat untuk menegakkan keadilan, kebenaran, dan kedaulatan rakyat atas tanahnya sendiri.Kami percaya. hukum sejati harus berpihak pada kebenaran, bukan pada kekuatan dan kepentingan” tegas salah satu massa aksi.(*)