Selain Tempat Pembuatan Pinisi, Bontobahari juga akan dijadikan Ikon Wisata

Berandasulsel.com – Bulukumba, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah berencana untuk menjadikan Desa Ara, Lembanna, Kecamatan Bonto Bahari sebagai ikon kawasan pembuatan Pinisi sekaligus menjadi obek wisata yang nyaman dan berkelas internasional.

Desa Ara merupakan daerah pembuatan kapal Pinisi di Sulsel. Kapal yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulsel yang melegenda dan menjadi Warisan Budaya Benda Dunia.

“Di sini akan kita jadikan pusat kawasan pembuatan Pinisi,” Ungkap Gubernur Nurdin di tengah kunjungannya di dua objek wisata di Kabupaten Bulukumba, Senin, 11 November 2019.

Pemerintah Provinsi Sulsel saat ini telah membangun akses jalan masuk ke tempat ini dengan melakukan betonisasi. Kawasan ini juga dilengkapi fasiltas bagi pejalan kaki yang dilengkapi dengan gazebo, jalanan paving block dan toilet umum yang representatif.

“Jadi nanti juga akan ada mobil pembersih pantai, jadi kerjanya setiap pagi begitu,” jelas Nurdin.

Gubernur mengatakan, proses pembuatan kapal pinisi oleh para pengrajin akan menjadi daya tarik wisatawan. Termasuk objek kapal pinisi yang telah digunakan sebagai kapal wisata di beberapa objek wisata di Indonesia.

“Itulah yang kita mau, masa kita kalah dengan Labuan Bajo. Padahal kita yang bikin pinisinya, harusnya Bira ini pusatnya pinisi,” paparnya.

Lebih lanjut, Nurdin menyebutkan, omset yang dihasilkan dengan mengoptimalkan fasiltas objek wisata ini akan luar biasa.

“Serta akan membuka lapangan pekerjaan dan melanjutkan kearifan lokal berupa teknik pembuatan kapal yang dapat diturunkan ke generasi selanjutnya,” sebutnya.

Gubernur juga menjelaskan bahwa pembangunan akses jalan akan dilanjutkan dengan pembangunan jalan lingkar dari Desa Ara ke Tanjung Bira.

Bupati Bulukumba, Sukri Sappewali rencana ini dengan baik, sebab memberi banyak manfaat bagi masyarakat Bulukumba.

“Di sini juga beliau berminat mengembangkan industri perahu, perahu tradisional milik masyarakat Sulawesi Selatan, milik masyarakat Bulukumba. Beliau sangat antusias untuk kemajuan pariwisata Bulukumba,” sebutnya. (*)