Revitalisasi Lapangan Syekh Yusuf Gowa terancam Molor

Revitalisasi Lapangan Syekh Yusuf

Berandasulsel.com, Gowa – Proyek pembangunan Lapangan Syekh Yusuf Gowa belum juga rampung, bahkan terancam molor dari jadwal yang direncanakan. Hal itu dikarenakan kekurangan jumlah tenaga kerja pada proyek ruang terbuka hijau ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Gowa, Muhammad Mundoap, telah mendesak pihak kontraktor yang menanganinya dan menyelesaikan proyek tersebut sesuai jadwal. Selain itu, pihaknya telah mendesak agar jumlah pekerja ditambah demi menyelesaikan lapangan Syekh Yusuf sesuai rencana, yakni Desember 2019. Dan akan terus melakukan pengawasan ketat kepada kontraktor dalam beberapa bulan terakhir ini.

“Kami mendesak akan melakukan penambahan tenaga kerja 4 kali lipat. Dan akan mengevaluasi tiap minggu dan harus selesai sesuai kontrak,” tegasnya.

Dari pantauan sejauh ini, bagian lapangan Syekh Yusuf yang belum dirampungkan sepenuhnya yakni rumput hijau dan arena skateboard. Pengerjaan terkendala karena rumput yang akan menghiasi taman tak tersedia di Sulawesi Selatan. Untuk itu, Dinas PUPR memesan langsung rumput tersebut dari luar Sulawesi Selatan.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan sebelumnya menginginkan akan menjadikan Lapangan Syekh Yusuf menjadi taman terbuka hijau terbaik di Sulawesi Selatan. Bahkan, lapangan Syekh Yusuf ini ditargetkan melampaui keindahan alun-alun kota Bandung.

Dengan sumber anggaran APBD Tahun 2018, Pemkab Gowa menganggarkan Rp 10 miliar. Kemudian ditambah Rp 5 miliar pada APBD Perubahan. Lapangan Syekh Yusuf ini nantinya terdiri dari empat zona.

Pertama, zona A yakni tribun untuk panggung upacara. Kedua, Zona B untuk lapangan olahraga. Nantinya memiliki lapangan bola dan lintasan joging track.

Sedangkan untuk zona C diperuntukan untuk tempat bermain anak, pujasera untuk PKL, lapangan basket, voli, tenis, dan panjat tebing. Begitupula dengan zona D yang memiliki kolam untuk mereduksi panas, menara patonro tiga lantai untuk perpustakaan, toilet dan pos keamanan.(red)