
BERANDANEWS – Jakarta, Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PABSI Tahun 2025 di Hotel Grand Kemang, pada Selasa (27/1/2026).
Rakernas PABSI dibuka langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.
Dalam sambutannya Marciano memberikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Pengurus PABSI atas capaian prestasi angkat besi di Indonesia.
“PABSI tidak pernah absen dalam memberikan prestasi bagi Indonesia. Hal ini menjadi bukti bahwa tata kelola organisasi dan pembinaan atlet berjalan dengan baik. Angkat besi saat ini telah menjadi cabang olahraga unggulan nasional,” ungkap Ketum KONI Pusat Marciano.
Marciano juga mengingatkan untuk jangan berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas program pembinaan. Semua Pengprov harus memiliki atlet berprestasi.
“Prestasi dunia lahir dari tata kelola dan program pembinaan yang baik mulai tingkat akar rumput, saya mengapresiasi kolaborasi PB.PABSI, Pengprov PABSI dan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang terus melakukan kejuaraan nasional setiap tahun. Di tingkat nasional, prestasi atlet-atlet Angkat Besi terukur ketika PON XXI/2024 Aceh-Sumut, atlet-atlet binaan Pengprov PABSI berhasil menorehkan 24 rekor nasional dan 35 rekor PON,” terangnya.
Menurutnya, melalui Rakernas ini, menjadi momentum evaluasi untuk seluruh Pengurus Provinsi dalam melahirkan atlet muda berprestasi ditanah air.
“Mari kita jadikan Rapat Kerja Nasional ini sebagai momentum evaluasi di setiap daerah. Saya tidak ingin ada Pengprov yang berjalan di tempat. Mari kita bersaing secara sehat untuk melahirkan atlet-atlet muda terbaik Indonesia. Saya yakin, PABSI mampu mewujudkannya,” jelasnya.
Sementara Sekum PB PABSI Jenderal PB PABSI Mayjen TNI Mar Purn Djoko Pramono menyampaikan prestasi disemua level harus dipertahankan sebagai tradisi di PABSI.
“Prestasi itu dicapai di semua level, baik Remaja, Junior dan juga Senior sebagai tradisi prestasi yang senantiasa kita pertahankan,” kata Djoko Pramono membacakan sambutan Ketum PB PABSI Rosan Perkasa Roeslani.
Ia berharap kerjasama antar daerah harus terus ditingkatkan,
Rosan mengapresiasi kerja sama dengan daerah, guna meraih target PB.PABSI tahun 2026 di Asian Games ke-20 di Aichi-Nagoya mendatang
“Bahwa kinerja ini tentunya tidak terlepas dari peran kita bersama dan dukungan dari pemerintah pusat dalam gal ini dukungan Kemenpora RI. Mari kita tetap bergandengan tangan karena keberhasilan yang diraih adalah keberhasilan kita bersama,” jelas Djoko usai membacakan sambutan Ketum PB.PABSI.
- Sebagai informasi, kompetisi internasional yang diikuti atlet-atlet Angkat Besi Indonesia pada tahun 2025 antara lain:
• IWF World Youth & Junior Championship di Lima; 1 medali emas dan 3 medali perunggu,
• Asian Weightlifting Championship 2025 di Cina; 3 medali emas dengan Rahmat Erwin Abdullah mempertajam rekor dunia Clean & Jerk (205 kg), 2 medali perak dan 2 perunggu,
• Asian Youth & Junior Weightlifting Championship 2025 di Kazakhstan; 3 medali emas dan 4 medali perak,
• IWF World Championship 2025 di Norwegia; 2 medali emas dengan Rizki Juniansyah berhasil memecahkan rekor dunia clean & jerk (204 kg), ditambah 1 medali perak dan 2 medali perunggu,
• EGAT King’s Cup Junior di Thailand; 3 medali emas, 4 medali perak dan 6 medali perunggu,
• Asian Youth Games di Manama, Bahrain; 1 medali emas dan 2 medali perak,
• Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 di Riyadh; 3 medali emas, 7 medali perak dan 1 perunggu,
• SEA Games 2025 Thailand; 3 medali emas dengan Rizki Juniansyah mempertajam rekor dunia clean & jerk (205 kg) serta total angkatan (365 kg) yang sebelumnya dipegang atlet Mesir Abdelrahman Younes (362 kg), ditambah 4 medali perak dan 1 perunggu.(*)




