PLN Sulselrabar Salurkan Bantuan APD dan Beras

118

Berandasulsel.com – Makassar, Bantuan kemanusiaan terus mengalir melalui berbagai lembaga pemerintah dan swasta untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Sulsel.

Salah satu Institusi BUMN, PLN UIW Sulselrabar melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) memberikan bantuan berupa beras 1.000 Kg, 100 set APD Medis dan APD Sarung Tangan ke Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA).

Pemberian bantuan ini diberikan secara langsung General Manager PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, di Rujab, Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (13/4).

General Manager PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu menuturkan, pandemi virus Corona yang melanda Indonesia tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga sosial hingga ekonomi khususnya di Wilayah Sulawesi Selatan.

“Banyak masyarakat pastinya mengalami kesulitan ekonomi dalam mencari penghasilan per harinya hingga instansi kesehatan yang kesulitan APD dalam menjalankan tugasnya,” ucap Ismail.

Ismail berharap, adanya bantuan beras dan alat medis berupa APD dan Sarung tanggan dari YBM PLN UIW Sulselrabar kepada masyarakat bisa meringankan beban warga yang terdampak wabah virus Covid-19 dan membantu petugas medis di Rumah Sakit dalam menjalankan tanggungjawab.

Bantuan satu ton beras, 100 set APD dan berasal dari dana zakat 2,5 persen dari seluruh pegawai muslim PLN yang dipungut setiap bulannya dan dikelola secara langsung YBM PLN.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, berterimakasih kepada PLN atas bantuannya dan berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu agar perekonomian masyarakat dapat kembali normal.

“Sebagai perwakilan masyarakat Sulawesi Selatan, saya mengapresiasi bantuan seluruh BUMN terutama PT PLN (Persero), dalam memberikan bantuan untuk masyarakat kita (Sulawesi Selatan), saya berharap dengan adanya bantuan APD dan sarung tangan dapat melindungi para perawat medis dalam menjalankan tugasnya,” tutur Nurdin. (*)