Pimpin Apel Perdana Kajati Sulsel Dr Sila Pulungan Tekankan Sinergi dan Pelayanan

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan yang baru, Dr. Sila H. Pulungan, memimpin apel kerja perdana di halaman Kantor Kejati Sulsel

BERANDANEWS – Makassar, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan yang baru, Dr. Sila H. Pulungan, memimpin apel kerja perdana di halaman Kantor Kejati Sulsel, Senin (4/5/2026).

Momentum ini menjadi ajang perkenalan sekaligus penyampaian visi kepemimpinan bagi seluruh jajaran korps Adhyaksa di Sulawesi Selatan.

Apel tersebut dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulsel, para Asisten, Koordinator, serta seluruh pegawai dan staf di lingkungan Kejati Sulsel.

Dalam arahannya, Dr. Sila Pulungan mengajak seluruh jajaran untuk memaknai kehadiran hari ini sebagai wujud syukur dan kewajiban sebagai abdi negara. Ia menekankan bahwa jabatan yang kini diembannya merupakan babak baru setelah sebelumnya bertugas di Bangka Belitung.

Berikut adalah poin-poin utama arahan Kajati Sulsel dalam apel perdana tersebut:

1. Budaya Kerja Terbuka dan Diskusi Konstruktif
Kajati menegaskan pentingnya komunikasi dua arah. Ia membuka pintu bagi seluruh staf untuk menyampaikan aspirasi demi kepentingan institusi. Namun, ia mengingatkan agar saluran komunikasi ini digunakan secara sehat.

“Silakan bertemu saya untuk menyampaikan aspirasi, saya senang jika kita berdiskusi untuk kepentingan institusi. Namun, saya berharap yang disampaikan adalah hal produktif, bukan gosip, laporan negatif, apalagi yang bersifat menyudutkan,” tegasnya.

2. Sinergi dan Penyempurnaan
Dr. Sila Pulungan mengusung semangat kolaborasi dalam bekerja. Ia meminta jajarannya untuk mempertahankan prestasi yang sudah ada dan memperbaiki kekurangan yang masih ditemukan.

3. Filosofi “Akuarium”: Transparansi dan Integritas
Salah satu poin menarik yang ditekankan adalah filosofi bekerja di dalam akuarium atau kolam ikan. Hal ini merujuk pada betapa mudahnya masyarakat memantau kinerja kejaksaan saat ini.

“Kita bekerja seperti di akuarium. Orang sangat mudah melihat gerak-gerik kita. Karena itu, jaga Gamjak (Seragam Kejaksaan) dan perilaku kita di tengah masyarakat. Jaga integritas dan marwah institusi,” pesannya.

4. Pelayanan Publik sebagai Solusi
Kajati juga mengingatkan bahwa masyarakat yang datang ke Kejati Sulsel adalah mereka yang mencari keadilan. Oleh karena itu, ia menginstruksikan agar seluruh jajaran memberikan respon dan solusi terbaik.

“Berikan jawaban dan solusi terbaik bagi masyarakat yang mencari keadilan. Jadikan pelayanan kita sebagai bukti nyata kehadiran negara,” pungkasnya.

Mengakhiri arahannya, Kajati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pegawai yang telah hadir dan menunjukkan kedisiplinan dalam tugas. Ia menyatakan akan selalu melihat jajaran di Kejati Sulsel dengan pandangan positif demi kemajuan bersama.(*)