Peringati Upacara HSP ke-95, Kemenpora Ajak Stakeholder Pemuda Bulatkan Tekad Memajukan Indonesia

32
Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Raden Isnanta, memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-95 di Halaman Kantor Kemenpora, Jakarta

BERANDANEWS – Jakarta, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Raden Isnanta, memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-95 di Halaman Kantor Kemenpora, Jakarta,  Sabtu pagi (28/10) .

Pada kesempatan tersebut Isnanta mengajak  semua stakeholder untuk mencanangkan kebulatan tekad dalam membangkitkan semangat kolaborasi dalam memajukan Indonesia.

Upacara dimulai dengan laporan komandan upacara, dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta dan pembacaaan teks Pancasila. Setelah itu, dibacakan juga UUD 1945 dan pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928 dan ditutup dengan  menyanyikan lagu nasional.

“Setiap tanggal 28 Oktober kita selalu merayakan peringatan HSP. Momentum tersebut mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah  elemen pemuda yang berhasil menebar semangat jiwa patriotisme,” kata Isnanta saat  membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo.

“Momentum ini juga menyatukan visi kebangsaan dalam Sumpah Pemuda 1928 yang melahirkan sebuah komitmen kebangsaan, yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia,” sambung Isnanta.

Dikatakan Isnanta,  peringatan HSP ke-95 Tahun 2023 mengusung tema ‘Bersama Majukan Indonesia’, dengan logo HSP ke-95 yang bermakna membentuk stilasi barisan manusia yang menyimbolkan kolaborasi. Dan warna-warni menunjukkan keanekaragaman suku, bahasa, dan budaya. “Heterogenitas tersebut sebagai sumber kekuatan dalam memajukan Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan Pemerintahan Indonesia telah membuka luas partisipasi pemuda Indonesia dalam  mewujudkan harapan masa depan Indonesia.

“Kolaborasi lintas generasi telah membangun optimisme kolektif bahwa sekarang para pemuda-pemudi mendapatkan tempat terhormat di dalam pembangunan nasional,” jelasnya.

Menurutnya, posisi Indonesia memang sedang berproses menyelesaikan persoalan korupsi, kemiskinan, pengangguran, narkoba, pornografi, hoax, ujaran kebencian, serta sejumlah problem bangsa lainnya.

“Tetapi semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berhenti melaju menuju Indonesia maju dan menciptakan masyarakat adil dan makmur,” ucapnya.

Di  akhir sambutan, Isnanta mengajak semua stakeholder, baik organisasi kepemudaan, komunitas, serta elemen-elemen lain untuk mencanangkan kebulatan tekad dalam membangkitkan semangat kolaborasi dalam memajukan Indonesia.

“Marilah kita jadikan momentum peringatan HSP ke-95 ini sebagai momentum membangkitkan semangat kolaborasi dalam memajukan negeri. Semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan kepada kita,” tutupnya. (ril)