Penyebab Rambut Rontok dan cara Mengatasinya

Penyebab Rambut Rontok dan cara Mengatasinya

Dalam mengatasi rambut rontok, penting untuk mengetahui dulu penyebabnya, agar penanganannya dapat disesuaikan.

Adapun penyebeb kerontokan rambut diantaranya : Produk kosmetik, seperti cat rambut, terlalu sering keramas, memakai hair dryer, atau mengikat rambut, berat badan turun secara drastis, stres berat, Obat-obatan, seperti kemoterapi, obat untuk depresi, obat untuk darah tinggi jenis penghambat beta, pil KB, dan obat antiradang jenis kortikosteroid.

Selain itu, juga disebabkan penyakit, seperti infeksi kulit kepala, lupus, anemia, diabetes, sifilis, dan penyakit tiroid.

Rambut rontok pada wanita hamil akan kembali normal dalam 3-4 bulan . Jika penyebabnya adalah produk kosmetik atau obat-obatan, langkah paling tepat yang perlu dilakukan adalah menghentikan penggunaannya minimal 3 bulan. Diskusikan kembali dengan dokter mengenai manfaat dan risiko dari obat-obatan yang sudah rutin dikonsumsi tersebut.

Jika rambut rontok disebabkan oleh suatu penyakit, maka pengobatan terhadap penyakit tersebut menjadi yang utama. Pada pasien kemoterapi, rambut rontok akan tumbuh kembali dalam waktu 6-12 bulan pascakemoterapi.

Untuk mengatasi kebotakan akibat keturunan, dokter dapat memberikan cairan minoxidil yang digunakan langsung di kulit kepala atau tablet finasteride. Terapi laser diduga dapat membuat rambut lebih lebat, namun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat jangka panjangnya.

Jika sudah terlanjur terjadi kebotakan secara permanen, wig atau rambut palsu dapat digunakan untuk menutupinya. Selain itu, dapat juga dilakukan prosedur medis penumbuh rambut, seperti transplantasi rambut atau tanam rambut.

Yang perlu Anda ingat, rambut rontok tidak hanya memengaruhi penampilan Anda, namun bisa juga menjadi tanda adanya suatu penyakit. Oleh sebab itu, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter apabila kerontokan rambut yang Anda alami mulai mengkhawatirkan.