Penyakit mengintai, Jangan Tidur usai Sahur

224
Ilustrasi Tidur usai Sahur

BERANDARAMADHAN – Biasanya usai bersantap sahur, banyak orang yang masih memilih tidur setelahnya.

Ternyata langsung tidur setelah makan sahur dapat berdampak buruk bagi tubuh, karena dapat mengganggu proses pencernaan. Berikut 4 bahaya yang ditimbulkan bagi tubuh.

1. GERD
Penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dapat timbul ketika Anda tidur setelah makan sahur. Ini terjadi akibat makanan yang kamu makan tidak tercerna baik oleh tubuh. Posisi tidur akan membuat katup lambung dan kerongkongan tidak menutup sepenuhnya sehingga memungkinkan asam lambung naik ke tenggorokan dan menciptakan sensasi terbakar.

2. Berat badan bertambah
Kondisi ini dapat terjadi akibat kamu mengkonsumsi lebih banyak kalori dibanding yang dibakar. Berpuasa juga mengurangi aktivitas yang dapat semakin menimbun lemak pada tubuh. Ini sebabnya saat puasa Ramadhan, berat badan akan semakin bertambah bukan berkurang.

Terlebih saat sahur kamu makan makanan berjenis karbohidrat yang lambat dicerna oleh tubuh. Makanan ini nantinya malah akan menjadi lemak yang meningkatkan berat badan.

3. Sembelit
Idealnya tubuh membutuhkan waktu dua sampai tiga jam untuk melakukan pengosongan lambung. Posisi tidur setelah makan berarti dapat menghambat proses pencernaan yang memicu sembelit atau kesulitan buang air besar.

Penting juga buat Anda memilih makanan yang tepat saat sahur. Hindari makanan yang berlemak, mengandung gula dan kafein. mengkonsumsi makanan tersebut dapat meningkatkan risiko sembelit, sebab makanan tidak dapat dicerna dan diserap dengan baik oleh tubuh.

4. Sakit tenggorokan
Salah satu efek lanjutan yang ditimbulkan dari gerd adalah sakit tenggorokan. Rasa sakit di tenggorokan ini ditimbulkan akibat asam lambung yang naik dan menimbulkan sensasi terbakar. Apabila kondisi ini terus dibiarkan akan dapat menimbulkan peradangan.