Penutupan HKG, PKK Sulsel Umumkan 7 Rumusan HKG dan Rakorda ke-47

96

Berandasulsel.com – Makassar, Masih dalam rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) dan Rakorda TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan ke-47, Tim Penggerak PKK dari Kabupaten/ Kota se-Sulawesi Selatan mengikuti Lomba tari Poco-poco di pelataran Four Points by Sheraton Hotel pada Selasa, (3/12).

Ketua tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan, Lies F Nurdin bergabung bersama Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan dalam Perlombaan yang berlangsung meriah dan hangat.

“Hari ini kita melangsungkan lomba poco-poco untuk melihat kekompakan dan semangat ibu-ibu dari masing-masing Kabupaten/ Kota,” ucap Lies.

Masing-masing daerah menampilkan kemampuan terbaik mereka lengkap dengan aneka kostum yang mendukung penilaian mereka dalam lomba poco-poco ini.

Dari perlombaan tersebut, Kabupaten Jeneponto berhasil meraih peringkat pertama. Sedangkan Kabupaten Sinjai dan Luwu menempati posisi kedua dan ketiga.

Selain itu, Kabupaten Luwu menempati urutan pertama untuk lomba Stand Terbaik UP2K PKK, yang diikuti oleh Kabupaten Selayar dan Bone pada urutan dua dan tiga.

Masing-masing daerah yang mendapatkan juara lomba poco-poco dan pameran stand UP2K mendapat piagam penghargaan dan sejumlah uang pembinaan.

Juara lainnya yang juga diumumkan pada HKG dan Rakorda ke-47 kali ini adalah pemenang lomba pembinaan lansia yang diraih oleh Kabupaten Sidrap, Kabupaten Selayar dan Kota Palopo yang masing-masing mendapatkan dispenser dan sound system.

Sementara itu, pada hari penutupan ini, perwakilan TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan mengumumkan hasil rapat koordinasi PKK yang telah dirumuskan oleh seluruh sekretaris dari 24 Kabupaten Kota se-Sulawesi Selatan.

Dari pertemuan tersebut dirumuskan bahwa:
1. Regulasi pemberian insentif bagi kader dasawisma sesuai anggaran masing-masing daerah Kabupaten/ Kota
2. Bimbingan teknis tentang pengelolaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK
3. Pedoman teknis tentang pencegahan stunting mulai dari pokja 1 sampe pokja 4
4. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) para sekretaris Kabupaten/ Kota melalui studi banding
5. Teknologi digital berupa penawaran aplikasi tentang sistem penjualan online untuk meningkatkan pendapatan keluarga
6. Pelatihan tutor bagi kader PKK
7. Pedoman pelaksanaan lansia tangguh

“Kita memiliki kesepakatan bersama untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan bersinergi dengan OPD untuk membantu mempercepat terwujudnya pemberdayaan kesejahteraan keluarga dan masyarakat yang lebih sejahtera,” ungkap Haerani Alam yang mewakili Ketua TP PKK Prov. Sulsel dalam sambutan penutupan HKG dan Rakorda PKK Tahun 2019.

Ke depannya, diharapkan seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/ Kota dapat lebih kreatif dan inovatif menciptakan program kerja dan kegiatan PKK yang bisa disinergikan dengan kegiatan OPD terkait di masing-masing daerah. (*)