Pemprov Sulsel memfasilitasi Pekerja Migran Pulang ke Kampung Halamannya

36
Pemprov Sulsel memfasilitasi Pekerja Migran Pulang ke Kampung Halamannya

BERANDANEWS – Makassar, Sebanyak 18 pekerja migran asal Provinsi Jawa Barat diduga terlantar di Pelabuhan Makassar. Mereka sebelumnya bekerja di Kabupaten Wajo, namun hendak kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Cianjur. Namun terkendala biaya, hingga melaporkan ke pihak kepolisian di wilayah Pelabuhan.

Mendapat laporan itu, Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Sosial membantu memfasilitasi dalam mengantarkan belasan pekerja migran itu pulang ke daerah asalnya.

Pekerja migran itu pun sempat diterima oleh Kepala Dinas Sosial Sulsel, Andi Irawan Bintang, saat tinggal sementara di Kantor Dinas Sosial Sulsel jalan AP. Pettarani Makassar.

Para pekerja migran asal Jawa Barat itu pun menyampaikan terima kasihnya atas kepedulian dari Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melalui Dinas Sosial, yang membantu untuk kembali bertemu dengan keluarga di kampungnya.

“Saya beserta teman-teman mengucapkan banyak beribu terima kasih kepada Bapak (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan karena telah membantu untuk memfasilitasi kami untuk pulang ke daerah kami di Jawa Barat sehingga kami secepatnya bisa bertemu dengan keluarga,” kata salah satu pekerja migran, Rahmat.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Sulsel, Andi Irawan Bintang, mengatakan, atas arahan Plt Gubernur, pihaknya membantu memfasilitasi untuk memulangkan para pekerja migran ke daerahnya.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal ini Dinas Sosial,” jelasnya.

Pihaknya pun akan mendampingi hingga di Pelabuhan Makassar. Tak hanya memfasilitasi biaya untuk pulang ke daerahnya, Dinsos pun juga membantu dalam melakukan rapid tes antigen yang menjadi salah satu syarat untuk akses keluar masuk daerah menggunakan jalur transportasi laut.

“Para pekerja migran tersebut sudah dilakukan rapid tes antigen hari ini dan pemulangannya ke daerah asal melalui Pelabuhan Makassar pada hari Selasa, besok subuh ke Surabaya. Selanjutnya pihak Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur akan menjemput dan mengantarkan ke Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, melalui jalur darat,” jelasnya. (*)