Pemkot Makassar tegaskan Seluruh Camat dan Lurah untuk Antisipasi Banjir

Berandasulsel.com – Makassar, Hujan sudah mengguyur Makassar beberapa hari terakhir ini, meskipun di beberapa wilayah intensitas hujan relatif tinggi dengan durasi yang cukup panjang.

Beberapa wilayah termasuk disisi barat kota Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani dan sekitarnya hingga ke daerah selatan kota seperti Jalan Andi Pangerang Petta Rani hingga Jalan Letjen Hertasning menyisakan genangan air di beberapa titik.

Potensi terjadinya banjir saat musim hujan pun masih saja ada. Apalagi jika mencermati sistem drainase dalam kota yang tidak saling terkoneksi satu dengan lainnya, atau memiliki patahan yang tidak semuanya bermuara ke laut atau sungai.

Untuk mencegah terjadinya genangan banjir, pemerintah dan masyarakat bekerjasama menjaga kebersihan lingkungan utamanya saluran air, got, drainase ataupun kanal.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menginstruksikan seluruh jajarannya tanggap banjir memasuki musim hujan.

”Di instruksikan kepada camat, lurah, pimpinan OPD agar mewaspadai potensi terjadinya banjir saat memasuki musim hujan. Lurah dan camat membuka Posko tanggap banjir di wilayahnya masing-masing yang siaga 24 jam. Puskesmas di wilayah rawan banjir agar siaga 24 jam, di bawah kordinasi kepala Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi warga yang terserang penyakit akibat cuaca dingin di musim hujan,” ucap Iqbal.

Selain itu, lurah dan camat agar menggiatkan kerja bakti di lingkungannya masing-masing. Utamanya membersihkan saluran air dan drainase serta kanal agar tidak tersumbat saat musim hujan tiba.

”Mari kita bekerja sama memelihara kebersihan kota. Minimal saluran air yang ada di depan rumah atau bangunan usaha dan perkantoran serta fasilitas publik agar rutin dibersihkan. Jika membutuhkan bantuan Satgas drainase berkordinasilah dengan Dinas Pekerjaan Umum,” pesannya.

Iqbal mengingatkan setiap OPD, dan Perusda dapat mengambil peran dalam mengantisipasi terjadinya banjir. Beberapa OPD maupun Perusda yang akan bersentuhan langsung dengan penanganan banjir dan dampaknya, diinstruksikan Iqbal agar terus siaga.

“Seluruh instansi seperti, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, camat, lurah, Dinas Sosial, PDAM, dan Satpol PP agar siaga mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir,” tegasnya.

Bagian Humas Pemkot Makassar juga diminta Iqbal agar aktif menginformasikan kepada masyarakat upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari banjir. Serta tips menjaga kesehatan di musim hujan.

Tak kalah pentingnya melakukan edukasi ke masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, memilih dan memilah informasi sebelum disebarkan atau dibagi ke media sosial, khususnya informasi yang berkaitan dengan musibah banjir.

Iqbal juga meminta Bagian Kesra agar menyampaikan ke setiap rumah ibadah, masjid, gereja, wihara, klenteng, dan pura agar dalam doanya selalu mengingat Makassar. Memohon kepada sang pencipta agar Makassar terhindar dari musibah banjir.(*)