Pemkot Larang Prasmanan di Resepsi Pernikahan

Berandasulsel.com – Makassar, Penerapan Perwali 53 tentang pernikahan di Hotel dimasa pandemi covid-19, Pemerintah Kota Makassar melalui Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas Covid-19 melarang adanya prasmanan untuk acara pernikahan di Hotel.

Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas COVID-19 Makassar, M Sabri mengatakan, prasmanan di hotel kini dilarang karena berpotensi menjadi kluster.

“Kita tidak diizinkan adanya prasmanan untuk resepsi pernikahan di hotel’, tegas Sabri.

Menurutnya dengan adanya prasmanan maka orang yang menjadi tamu akan buka masker dan hal tersebut sangat rawan penularan. Jika melanggar akan diberikan sanksi teguran. Selain itu, pelanggaran pertama hanya akan diberi sanksi teguran terlebih dahulu. Jika terus melanggar maka bisa saja diberi sanksi denda maksimal Rp. 20 Juta untuk hotel.

“Kita akan memberikan surat teguran, apabila didapati lagi melanggar akan dikenakan denda atau ijinnya dicabut untuk tidak menyelenggarakan protokol Kesehatan,” ungkap Sabri.(*)