Pemkab Gowa dirikan Posko Perbatasan untuk persiapan PSBB di Makassar

238

Berandasulsel.com – Gowa, Jelang pelaksanaan Pembatasan Sosial berskala besar (PSBB), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa membuat posko perbatasan Gowa Makassar.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan posko perbatasan memudahkan pengawasan aktivitas masyarakat.

“Dengan membangun posko-posko di perbatasan kita lebih mudah untuk memantau. Jadi akan ada double pemeriksaan, orang Gowa yang mau keluar diperiksa dulu di perbatasan, begitu di Makassar diperiksa lagi,” kata dia, Sabtu (18/4).

Selain itu, Adnan mendukung penuh penerapan PSBB Makassar, dimana daerahnya pun tak menutup kemungkinan menerapkannya.

“Makassar memulai PSBB dan kami sangat mendukung penuh itu karena penularan virus corona ini begitu cepat di ibu kota dan daerah penyangga lainnya,” terang Adnan.

Menurut dia, tiga daerah seperti Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Maros saling berbatasan. Ketiga daerah tersebut harus mendapat perhatian khusus dalam penanganan wabah virus corona.

“Tiga daerah ini suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kalau PSBB berjalan dengan baik di Kota Makassar, akan berpengaruh positif di Gowa, begitupun dengan Maros,” katanya.

Adnan menyebutkan hingga saat ini jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Gowa sebanyak 22 orang terkonfirmasi positif. Dari jumlah ini sebagian besar mereka aktivitasnya berada di Kota Makassar.

“Gowa adalah penyangga ibu kota dan kenapa jumlah penderita positif covid-19 ini banyak karena memang itu tadi, hampir 50 persen warga Gowa kerjanya di Makassar,” katanya.

Sebelum menerapkan PSBB di Kota Makassar, dirinya meminta agar seluruh pekerja dari luar Kota Makassar diidentifikasi dan diminta untuk sementara tidak beraktivitas di daerah tersebut.

Termasuk para pekerja yang berasal dari Kabupaten Gowa. Kebijakan ini demi mencegah peningkatan penyebaran pandemi COVID-19 ini. Arus dari luar Kota Makassar harus disetop sementara waktu.

“Kalau bisa disampaikan ke pihak hotel dan mal di Makassar agar tidak dulu mempekerjakan orang dari luar Makassar salah satu cara menahan arus keluar masuk orang dari Makassar maupun Kabupaten Gowa,” tegasnya.(*)