Pemerintah Kota Makassar Gelar Festival Gerakan Cinta Budaya 2021

42
Pemerintah Kota Makassar Gelar Festival Gerakan Cinta Budaya 2021

BERANDANEWS – Makassar, Dinas Kebudayaan Kota Makassar mengelar Festival Gerakan Cinta Budaya 2021. Kegiatan ini digelar sebagai upaya melestarikan budaya Makassar.

Kadis Kebudayaan Makassar, Andi Herfida Attas mengatakan jika cinta budaya sebagai upaya melestarikan budaya Makassar dimulai dari anak anak. Cinta budaya terus digalakkan dengan pembinaan di sekolah.

“Bagaimana Dinas Kebudayaan selama ini adanya pembinaan terhadap anak-anak sekolah, sanggar seni sekolah dan non sekolah. Inilah kita aplikasikan di dalam gerakan cinta budaya, jadi kita bisa melihat cintanya anak anak kita dengan budayanya sendiri,” kata Fida, di museum Kota Makassar, Kamis (18/11).

“kita melibatkan seluruh pelaku seni yang ada di kota Makassar sehingga budaya seni semakin bergairah, apalagi selama pandemi ini kita tahu bersama bahwa pelaku seni itu ikut tidur, dengan adanya kegiatan seperti ini sangat bersemangat kita lihat sendiri penonton pun begitu bergairah,” terangnya.

“Itu tadi menceritakan tentang bagaimana anak-anak kita dengan adanya kolosal yang menceritakan tentang kehidupan mereka bersama-sama, menjalankan kehidupan bersama-sama untuk menjadi satu itu adalah budaya Kota Makassar,” tutupnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Makassar, Rusmayani Madjid, usai membuka acara mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia meminta gerakan cinta budaya terus digalakkan Pemerintah Kota Makassar.

“Ini merupakan salah satu kolaborasi antara Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata karena kegiatan ini juga tentunya bisa mendongkrak kunjungan pariwisata ke Kota Makassar apalagi kalau Dinas Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan yang secara rutin,” kata Maya.

“Kegiatan yang sangat positif, sifatnya untuk bagaimana mengenalkan budaya kepada anak-anak kita dan mencintai budaya lokal kita sendiri, karena kita tahu bahwa sangat banyak budaya budaya dari luar yang masuk ke Makassar pada khususnya dan yang ini seharusnya tidak terkontaminasi dengan anak kita sehingga anak kita ini mencintai budaya budaya yang ada di Kota Makassar,” jelasnya.(*)