PAD menurun, Pemkot Makassar akan Pangkas TPP 30 Persen

113

Berandasulsel.com – Makassar, Pemerintah Kota Makassar akan memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar anggaran  30 persen bagi pejabat dan pegawai di lingkup pemerintahan.

Melalui teleconference Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan hal ini sangat penting di tengah penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang dirasakan oleh Pemkot selama wabah COVID-19.

“Kami sudah memutuskan, saya sudah tandatangani surat SK-nya bahwa kami akan melakukan pemotongan TPP,” sebut Iqbal.

Selain itu pemotongan tersebut dipastikan hingga mencapai 30 persen bagi seluruh jabatan struktural. Meski demikian, Iqbal mengecualikan pemotongam tersebut kepada para pekerja-pekerja lapangan. Hanya pekerja yang Work From Home (WFH) yang dikonfirmasikan terkena kebijakan ini.

“Pemotongan ini dikecualikan bagi aparat, OPD-OPD yang langsung terjun ke lapangan dalam mengatasi Pandemi Covid-19, semisal dari Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, BPBD dan Damkar, pokoknya yang langsung yang tidak ada WFH-nya,” kata Iqbal.

Adapun total anggaran dari pemotongan tersebut mencapai Rp50 milliar, anggaran tersebut dianggap cukup tinggi dan dapat membantu cukup banyak pada anggaran penyelesaian Covid-19.

“Meskipun hal tersebut kurang menggembirakan bagi kita semua, tapi itu adalah untuk menggembirakan bagi nurani kita,” tegasnya.(*)