Ngantuk di Pagi dan Siang hari, bisa jadi ada Penyakit Kejiwaan

78

Memulai aktivitas dipagi hari kita dituntut untuk tetap terjaga, semangat dan termotivasi. Namun ada beberapa diantaranya masalah yang sering dihadapai yakni masalah ngantuk berlebihan di pagi maupun siang hari. Rasa kantuk berlebihan di pagi dan siang hari bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti kurang tidur, efek obat-obatan, penggunaan zat terlarang, apnea tidur obstruktif, kondisi medis dan kejiwaan.

Semua penyebab rasa ngantuk berlebihan di pagi hari maupun siang hari itu bisa menimbulkan dampak yang serius, salah satunya kecelakaan lalu lintas. Adapun penjelasan dari masing-masing penyebab rasa ngantuk berlebihan di pagi hari menjelang siang dilansir dari American Family Physician.

1. Efek obat

Rasa kantuk berlebih di siang hari juga bisa merupakan efek samping dari obat-obatan tertentu. Agen farmakologis beranggapan zat kimia di dalam obat-obatan memengaruhi secara langsung sistem saraf pusat, termasuk rasa kantuk.

Karena itu, ada pula beberapa obat yang justru membuat kita merasa ngantuk agar istirahat lebih lama.

2. Kurang tidur

Kurang tidur sangat mungkin menjadi penyebab utama seseorang merasa ngantuk berlebihan di pagi hari dan siang hari.

Sebuah studi pun menunjukkan orang dewasa yang hanya tidur selama 6 jam setiap malam mengalami kerusakan fungsi neurobiologis yang signifikan.

Gejala kurang tidur dapat terjadi jika satu malam saja seseorang kurang tidur dan biasanya orang-orang kurang tidur ini tidak menyadari menurunnya kinerja mereka.

3. Gejala OSA

Rasa kantuk berlebihan di siang hari juga dikaitkan dengan gejala OSA, gangguan tidur yang disebabkan oleh penyumbatan saluran napas bagian atas.

Pada pasien OSA, sekitar 23 persen wanita dan 16 persen pria merasa sangat ngantuk di siang hari. Karena itu, orang dengan OSA justru lebih rentan mengalami kecelakaan lalu lintas karena rasa ngantuk berlebihannya tidak dapat terkontrol.

4. Kondisi medis

Rasa ngantuk berlebihan di siang hari juga bisa menjadi pertanda suatu penyakit serius, seperti trauma kepala, stroke, peradangan, ensefasilitis dan penyakit genetik.

Kondisi kejiwaan, terutama depresi juga menyebabkan rasa kantuk yang berlebihan di siang hari.