MUBES IKA Alumni FEBI UIN Alauddin Makassar Kukuhkan Mega Oktaviany sebagai Ketua Periode 2026–2031

MUBES IKA Alumni FEBI UIN Alauddin Makassar Kukuhkan Mega Oktaviany sebagai Ketua Periode 2026–2031

BERANDANEWS – Makassar, Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (IKA Alumni FEBI) UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) Alumni yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama pada Sabtu (7/3/2026).

MUBES ini menjadi forum penting bagi para alumni untuk memperkuat silaturahim sekaligus merumuskan arah kepemimpinan dan masa depan organisasi alumni FEBI.

Setelah melalui rangkaian proses musyawarah yang berlangsung secara demokratis dan penuh semangat kekeluargaan, forum secara resmi mengukuhkan Mega Oktaviani, Ph.D. sebagai Ketua IKA Alumni FEBI UIN Alauddin Makassar untuk periode 2026–2031.

Mega Oktaviani dikenal sebagai pendiri KSEI FORKEIS sekaligus alumni Program Studi Ekonomi Islam angkatan 2007 yang selama ini aktif dalam pengembangan kajian ekonomi Islam serta penguatan jejaring intelektual alumni.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Amiruddin, M.E.I., dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan baru IKA Alumni FEBI.

Ia menilai bahwa alumni merupakan kekuatan penting yang tidak terpisahkan dari perjalanan dan perkembangan fakultas.

Menurutnya, organisasi alumni bukan sekadar ruang nostalgia bagi para lulusan, tetapi juga menjadi jembatan strategis yang mampu menghubungkan dunia akademik dengan realitas sosial dan profesional yang lebih luas.

“Saya berharap IKA Alumni FEBI di bawah kepemimpinan yang baru dapat terus memperkuat hubungan antara alumni dan fakultas. Alumni adalah representasi dari nilai dan kualitas pendidikan FEBI di tengah masyarakat. Ketika alumni bergerak bersama, maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh kampus, tetapi juga oleh masyarakat yang lebih luas,” ujar Prof. Amiruddin.

Sementara itu, Ketua IKA Alumni FEBI sebelumnya, Adi Putra, M.M., menyampaikan rasa haru dan bangganya melihat antusiasme para alumni yang hadir dalam Musyawarah Besar tersebut. Ia menilai bahwa keterlibatan alumni dari berbagai generasi menjadi tanda bahwa semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap fakultas masih terjaga dengan kuat.

Dalam pesannya, Adi Putra berharap kepengurusan yang baru dapat membawa organisasi alumni menjadi lebih solid dan mampu menghadirkan ruang kolaborasi yang lebih luas bagi para alumni.

“IKA Alumni FEBI adalah rumah bersama bagi kita semua. Di tempat inilah berbagai latar belakang, pengalaman, dan perjalanan hidup para alumni bertemu kembali. Saya berharap kepemimpinan yang baru dapat merawat kebersamaan ini, menjaga semangat persaudaraan, serta menjadikan alumni sebagai kekuatan yang saling menguatkan,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam sambutan perdananya sebagai Ketua IKA Alumni FEBI periode 2026–2031, Mega Oktaviani, Ph.D., menegaskan pentingnya memperkuat solidaritas alumni serta membangun kolaborasi yang lebih erat dengan civitas akademika fakultas.

Ia menyampaikan bahwa organisasi alumni harus menjadi ruang yang mampu menghimpun potensi, gagasan, dan jejaring para alumni untuk memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar.

Mega juga mengajak seluruh alumni untuk menjadikan organisasi ini sebagai wadah pengabdian bersama yang tidak hanya berorientasi pada hubungan internal alumni, tetapi juga pada kontribusi yang lebih luas bagi pengembangan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam.

Melalui Musyawarah Besar ini, IKA Alumni FEBI UIN Alauddin Makassar diharapkan semakin memperkuat solidaritas antar alumni serta mampu menghadirkan berbagai inisiatif kolaboratif yang memberikan dampak positif bagi kemajuan fakultas dan masyarakat di masa mendatang.(*)