Menjaga Privasi tetap Aman di Aplikasi Zoom

152

Setiap Aplikasi diharapkan dapat memenuhi standar keamanan, sehingga data pribadi pengguna aman digunakan.

Sebagai salah satu aplikasi video conference yang lagi tren saat ini, Zoom salah satu perusahaan pernah mendapatkan sorotan karena masalah privasi. Perusahaan baru-baru ini mengumumkan update terbaru yang diharapkan dapat meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengguna.

Jika Anda salah satu pengguna yang khawatir terkait masalah privasi, Anda bisa membuat meeting Zoom Anda lebih aman.

Pakai Kata Sandi
Cara paling sederhana untuk mencegah peserta yang tidak diinginkan dan pembajakan adalah dengan memproteksi meeting Anda dengan password atau kode sandi. Kata sandi dapat diatur pada tingkat pertemuan, pengguna, grup, atau akun individu untuk semua sesi.

Otentikasi Pengguna
Saat membuat acara baru seperti meeting dan webinar, Anda harus memilih untuk hanya mengizinkan pengguna tertentu untuk berpartisipasi.

Mengunci Rapat Anda
Setelah sesi dimulai, buka tab “Kelola Peserta”, klik “Lainnya”, dan pilih untuk “mengunci” rapat Anda segera setelah setiap peserta yang diharapkan tiba. Ini akan mencegah orang lain untuk bergabung bahkan jika ID rapat atau detail akses telah disebarkan.

Matikan ‘Berbagi Layar’ dan Hindari Fitur Berbagi File
Tidak seorang pun ingin melihat materi pornografi atau informasi ngawur yang dibagikan oleh pembajak Zoom. Oleh sebab itu, Anda dapat menonaktifkan kemampuan bagi peserta rapat untuk berbagi layar. Opsi ini dapat diakses dari tab “Keamanan”.

Selain itu, hindari fitur berbagi file rapat, terutama jika ada pengguna yang tidak Anda kenal, sehingga mereka tidak bisa mengirim konten, yang mungkin berbahaya.

Gunakan Ruang Tunggu
Fitur Ruang Tunggu adalah cara untuk menyaring peserta sebelum mereka diizinkan masuk rapat. Meskipun berguna secara sah untuk keperluan acara, ini juga memberi tuan rumah kendali lebih besar atas keamanan sesi.