LSM Jatindo anggap Kapolda Sulsel lakukan Pembiaran Tambang Ilegal di Moncongloe Maros

114

Berandasulsel.com – Maros, Menindaklanjuti temuan adanya Penambangan ilegal di Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros, Direktur eksekutif LSM Jaringan Advokasi Transparansi Indonesia (Jatindo), A. Rahmat Saleh mengungkapkan adanya tindakan pembiaran yang dilakukan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam.

Hal ini terlihat dengan adanya armada truk yang bertuliskan “Proyek Polda Sulsel” di lokasi tambang ilegal.

Dari hasil investigasi dilapangan, pihaknya menemukan ada sekitar tiga titik tambang ilegal yang beroperasi saat ini dan diduga dilindungi oleh oknum aparat kepolisian.

Selain itu, menurut A.Rahmat Saleh, hal ini dianggap merugikan masyarakat dan pemilik tambang yang memiliki izin resmi.

“Kami sangat berharap bapak Kapolda bisa bertindak tegas melakukan investigasi untuk mengusut tuntas oknum anggota kepolisian yang terlibat dalam tambang ilegal” tegas A. Rahmat Saleh, Selasa (10/11).

Ditambahkan pula, jika kasus tambang ilegal ini tidak menjadi perhatian khusus Kapolda Sulsel, maka LSM Jatindo, atas nama masyarakat akan segera turun melakukan aksi demonstrasi di kantor Polda Sulsel.

Selain itu, LSM Jatindo fokus melakukan advokasi dan pengawasan untuk memberikan peringatan kepada oknum petugas agar bisa bertindak obyektif dan tetap profesional dalam melakukan penindakan kepada pengusaha tambang galian C di Moncongloe kabupaten Maros. (*)