BERANDANEWS – Makassar, Di sela sela kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat Manaor Panggabean mengunjungi Kantor Karantina Sulawesi Selatan.
Kunjungan yang dijadwalkan untuk memberikan arahan kepada para pegawai di UPT Regional Sulawesi ini sekaligus menjadi ajang untuk meninjau sarana dan prasarana pelayanan serta memastikan optimalisasi pelaksanaan tugas perkarantinaan di wilayah Sulawesi Selatan.
Dalam agenda peninjauan, Kepala Badan melihat langsung berbagai fasilitas pendukung pelayanan, hingga klinik ekspor yang merupakan ruang untuk konsultasi terkait persyaratan ekspor maupun persyaratan lalu lintas komoditas antar area.
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh fasilitas yang tersedia mampu mendukung pelaksanaan tindakan karantina secara efektif, profesional, dan sesuai standar yang berlaku.
Selain itu, kunjungan ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap kebutuhan peningkatan sarana prasarana guna menunjang pelayanan yang semakin modern dan berbasis digital.
Dalam arahannya, Kepala Badan Karantina Indonesia menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan serta kesiapan fasilitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha.
“Fasilitas yang baik harus diimbangi dengan pelayanan yang profesional dan berintegritas. Sarana prasarana merupakan pendukung utama, namun yang terpenting adalah komitmen seluruh pegawai dalam menjalankan tugas secara optimal,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar kebersihan, kerapian, dan tata kelola lingkungan kantor terus dijaga sebagai cerminan budaya kerja yang disiplin dan akuntabel sebagaimana program ASRI (Aman, Sehat,Resik, Indah) Presiden Prabowo.
Sementara itu, Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan fasilitas serta pelayanan, sehingga Karantina Sulawesi Selatan dapat memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga keamanan hayati dan mendukung kelancaran perdagangan,” ungkapnya.(*)





