KPK sebut Wilayah dengan SDA yang Berlimpah tingkat Korupsinya cendrung Tinggi

45

Berandasulsel.com – Makassar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Rapat Koordinasi Monitoring Control for Prevention (MCP) Sulsel Tahun 2020.

Kegiata secara virtual ini, diikuti Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Kamis (26/11).

Kasatgas Wilayah 8 Korsupgah KPK, Dian Patria, menyampaikan beberapa hal mengenai pencegahan korupsi. Dari hasil kajian KPK, kondisi sebuah wilayah dengan kekayaan sumber daya alam yang berlimpah, cenderung berkembang lebih lambat daripada wilayah yang sumber daya alamnya terbatas.

“Penyebab utamanya, integritas kepala daerah yang rendah, yang dipicu oleh pemberian izin sebagai balas jasa dukungan selama Pilkada,” kata Dian Patria.

Dari segi administratif, pencapaian lebih pada pemenuhan aspek administratif, masih terbatas pada aspek subtansial.
Sulsel sendiri, berada di urutan 13 skor MCP Pemda per 9 November 2020.

Menurut Dian, netralitas masih sangat penting dalam pencegahan korupsi. Dikarenakan, salah satunya penyebab korupsi lingkup pemerintah disebabkan oleh pemilihan pejabat pengawasan APIP dan manajemen ASN tergantung selera pembuat kebijakan.

“Konflik of interest, pemberian izin pengadaan barang dan jasa, pengelolaan pajak daerah, dan manajemen aset tersandera kepentingan tertentu. Kemudian, melakukan perbaikan pada saat ada tekanan dari instansi terkait,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, ada tiga persoalan bangsa saat ini. Orang serakah bersatu, pemerintah lemah, dan masyarakat membiarkan. Sehingga, dibutuhkan pula tiga solusi bangsa. Yakni, orang baik harus bersatu, perjuangan yang konsisten, berpikir kedalam sebelum menyalahkan orang lain.

Sementara, Wakil Gubernur Sulsel mengapresiasi peran KPK dalam memberantas korupsi di daerah. Pihaknya siap bersinergi dalam rangka penciptaan sistem birokrasi yang profesional, bersih dan melayani sesuai dengan visi misi Pemerintah Sulawesi Selatan.

“Kami berterima kasih bahwa KPK siap mendampingi kami untuk memonitoring dan evaluasi. Semoga ini terus berjalan progresif dan termonitor dengan baik,” kata Andi Sudirman.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kordinator wilayah 8 KPK RI Kumbul Kusdiwijanto, Bupati/Wali Kota se Sulsel, Sekda se Sulsel, dan Inspektorat daerah.(*)