BERANDANEWS – Makassar, Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Korban hilang Subu Dg Nai di hilir sungai dekat Jembatan BTP pada Jumat (9/1/2026).
Proses evakuasi berlangsung dramatis dikarenakan perahu petugas hampir karam.
Sebelumnya, Subu Dg Nai dilaporkan hilang saat pergi ke sungai untuk mengecek jaring ikannya, sekitar pukul 17.00 Wita.
Ia berangkat dari rumah, dengan mengenakan baju cokelat dan topi berwarna merah hitam di Kelurahan Je’nemadinging Kecamatan Pattallassang, Gowa dengan mengendarai sepeda motor Repsol berwarna oranye.
Sekitar satu jam kemudian, korban tak kunjung kembali ke rumah.
Merasa khawatir, pihak keluarga langsung melakukan pencarian ke lokasi yang biasa didatangi korban di sekitar sungai.
Namun, korban tidak ditemukan di lokasi tersebut.
Keluarga hanya mendapati sepeda motor milik korban terparkir di sekitar area perkuburan yang berada tak jauh dari rumah warga.
Kejadian ini kemudian dilaporkan ke pihak berwenang dan tim pencarian gabungan, tim langsung melakukan upaya penyisiran di sekitar perairan Waduk Nipa-nipa hingga aliran Sungai Tallo.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama unsur SAR dan relawan langsung melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Kepala BPBD Kota Makassar, dr. Fadli Tahar, turun langsung memantau proses pencarian di lokasi.
Sebanyak 24 regu Tim Reaksi Cepat (TRC) diterjunkan dengan dukungan dua unit perahu karet, tiga unit mobil rescue, serta peralatan SAR lainnya.
Operasi pencarian dimulai sejak Rabu malam pukul 20.00 Wita hingga Kamis dini hari pukul 03.00 Wita, kemudian dilanjutkan kembali pada Kamis pagi sekitar pukul 08.30 Wita.
Dan akhirnya Jumat (09/1/2025) korban ditemukan dalam kondisitak bernyawa di hilir sungai dekat Jembatan BTP.(*)





