Kontroversi Pj Walikota Makassar soal membolehkannya Resepsi Pernikahan ditengah Pandemi Covid-19

150

Berandasulsel.com – Makassar,  Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memberikan peringatan ke Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Yusran Jusuf, agar tak serampangan dalam mengeluarkan kebijakan di tengah pandemi COVID-19.

Adapun kebijakan Yusran Jusuf yang jadi kontroversi dengan membolehkan digelarnya resepsi pernikahan, di tengah kampanye Pempov Sulsel meminta warga beraktivitas di rumah saja sangat beresiko.

Nurdin Abdullah menganggap, Pj Wali Kota Makassar tersebut sangat tidak populis, dan sebaliknya justru akan merugikan masyarakat.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap di rumah saja, justru Pj Wali Kota Makassar membolehkan masyarakat berkumpul di luar dengan membolehkan pelaksanaan resepsi pernikahan. Keputusan ini terlalu dini, dan tidak mempertimbangkan dampaknya,” ujarnya.

Selain itu kata Nurdin Abdullah, seharusnya Pj Wali Kota Makassar berkordinasi dengan Pemprov Sulsel dalam setiap keputusannya. Apalagi ini menyangkut keselamatan banyak orang. Membuka ruang resepsi pernikahan dibolehkan, sama saja memberi ruang penyebaran COVID-19.

“Harusnya kita menghargai apa yang sudah jalan sebelumnya, bagaimana pejabat sebelumnya getol melakukan itu. Harusnya juga kita menghargai pengorbanan para tim medis yang sudah bekerja keras, mereka rela meninggalkan keluarga demi mencegah dan menyelamatkan pasien COVID-19,”paparnya.(*)
.