Kabiro Humas Sulsel jadi Narasumber di Workshop Jurusan Ilmu Komunikasi Unhas

72

Berandasulsel.com – Makassar, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulawesi Selatan, Devo Khaddafi kembali memberi kontribusi bagi dunia pendidikan khususnya bagi jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuudin.

Devo Khaddafi hadir sebagai narasumber Workshop Peninjauan dan Penyusunan Ulang Kurikulum bagi mahasiswa program pendidikan sarjana, magister dan doktoral Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin, di Citadines Hotel, Jumat, (22/11). Kegiatan ini bertujuan menyesuaikan mata kuliah proram studi Public Relation agar lebih mutakhir sesuai perkembangan zaman.

Secara fasih, Devo Khaddafi menguraikan perihal strategi yang ia terapkan dalam membangun kerja tim Humas Pemprov Sulsel, yang di tahun 2018 berhasil memasukkan namanya sebagai penerima penghargaan Insan PR Terbaik di Indonesia.

Devo mengawali topik pembahasannya dengan menguraikan kondisi dunia kehumasan di era konvensional hingga di era digital dengan segala tantangannya dan dampaknya. Bagi Pria yang masuk dalam Top 50 PR Indonesia ini, kinerja kehumasan harus didukung oleh lima kompetensi desar. Yakni Karakter, Kolaborasi, Kompetensi, Integritas, dan Regulasi yang medukung dan sejalan dengan praktik kehumasan.

“Karakter kreatif, adaptif, berwawasan global, memiliki strategic Agenda, dan meninggalkan ego sektoral wajib dibangun oleh setiap insan yang menggeluti dunia kehumasan,” terangnya di hadapan tim pengajar Jurusan Ilmu Komunikasi Unhas.

Selain itu, kreatifitas dan passion bagi Devo Khaddafi adalah hal yang tak bisa dipisahkan dari kerja kehumasan, utamanya di era digital.

“Biro Humas selalu menekankan kerja kreatif walaupun dalam hal yang paling sederhana, mulai dari pilihan tulisan di kaos kegiatan, hingga format dan konten informasi yang akan dibagikan ke media konvensional dan media sosial,” terangnya.

Konten yang kreatif, bagi Devo Khaddafi dinilai efektif menyampaikan pesan dan informasi bagi khlayak di era digital saat ini.

Yang tak kalah penting bagi Devo Khaddafi adalah kolaborasi dan kerjasama tim serta sinergitas antara pihak eksternal dan internal dalam bekerja yang hasilnya jauh lebih baik dengan efek yang jauh lebih besar.

“Kami berusaha mendorong kerja tim di humas, jadi bukan hanya jadi superman tetapi juga super tim, walaupun di era sekarang sangat memungkinkan untuk kerja sendiri-sendiri,” sebutnya.

Devo Khaddafi yang juga duduk sebagai Ketua Perhumas Sulawesi Selatan ini juga menekankan pentingnya membangun hubungan internal yang baik antar sesama instansi dan lembaga terkait.

“Salah satu persoalan yang kami hadapi di pemerintahan adalah tingginya ego sektoral, yang mestinya bisa dikerjakan sama-sama, dikerjakan sendiri-sendiri. Untuk itu, Humas bukan lagi hanya berfungsi sebagai juru bicara bagi eksternal, melainkan juga jembatan antar setiap instansi di pemerintahan, sehingga impact yang dihasillkan jauh lebih besar,” tutupnya.(*)