JK minta Pemkab dan Masyarakat Fokus lakukan Pembersihan Akibat Banjir

Berandasulsel.com – Luwu Utara, Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK), meninjau lokasi banjir bandang Luwu Utara, didampingi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah; Kasdam XIV Hasannuddin, Brigjen Andi Muhammad dan Sekjen PMI, Sudirman Said, Kamis (23/7).

Pada kesempatannya JK meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara (Lutra) bersama masyarakat dan relawan fokus untuk memperbaiki sarana dan prasarana beserta rumah warga terdampak banjir bandang di wilayah Masamba dan sekitarnya. Hal itu penting agar aktivitas bisa kembali berjalan normal dan warga yang ada di pengungsian bisa kembali pulang ke rumahnya.

“Semua harus terlibat untuk penanganan banjir, nanti kalau semua sudah normal baru pemerintah akan fokus untuk melakukan normalisasi aliran sungai,” ujar JK usai meninjau pemukiman warga terdampak banjir di Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Masamba.

Selain itu, JK menjanjikan PMI akan memberikan bantuan berupa sekop dan cangkul agar masyarakat dapat membersihkan rumah masing masing secara mandiri. Dengan demikian, para relawan dan pemerintah dapat fokus untuk melakukan pembersihan jalan serta fasilitas umum. JK menargetkan tanggap darurat untuk pembersihan kota adalah satu bulan.

“PMI akan membantu membagikan sekop dan cangkul kepada masyarakat agar mereka bisa membersihkan rumahnya sendiri. Dan untuk jalan serta fasilitas umum ditangani oleh pemerintah serta relawan dengan menggunakan alat berat. Baru setelah itu kita normalisasi sungai”, katanya.

Selain itu, JK juga meminta untuk daerah aliran sungai untuk tidak ditempati dulu. Menurutnya untuk saat ini daerah aliran sungai masih cukup rawan untuk ditinggali kembali karena sudah terjadi pendangkalan.

“Aliran sungai saat ini sangat rawan untuk ditempati karena terjadinya pendangkalan, sehingga kalau terjadi hujan deras akan banjir lagi dan bisa membahayakan” ungkap mantan Wakil Presiden RI ini.(*)