Jalan Santai, NA harap Sulsel jadi Penggerak Kemajuan di KTI

Berandasulsel.com – Makassar, Kegiatan Jalan Santai yang menjadi rangkaian kegiatan HUT ke 350 Sulsel di depan Rumah Jabatan Sulsel Sabtu (9/11). Diikuti sejumlah pejabat dan instansi di Sulawesi Selatan. Dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Wirawahadi, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, para wakil Ketua DPRD, Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, Pj Walikota Makassar Dr Iqbal Suhaeb, tokoh masyarakat HM Aksa Mahmud, kepala dibas, staf, dan masyarakat umum.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengatakan, Sulsel harus menjadi motor penggerak bagi perubahan ke arah kemajuan bagi Kawasan Timur Indonesia (KTI), potensi Sulsel memungkinkan berkembang pesat dan menjadi penggerak bagi kemajuan daerah lain di Sulsel. Potensi yang dimiliki Sulsel meliputi pertanian, perikanan, pariwisata, tambang, perkebunan dan lainnya. Potensi ini kalau dikelola dengan maksimal dan melibatkan semua komponen akan mendobrak pertumbuhan yang mengarah pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan rakyat.

“Hari jadi Sulsel kali ini memiliki makna, kita evaluasi apa saja yang telah kita lakukan setahun terakhir dan kita rencanakan program untuk meningkatkan pembangunan tahun depan. Tiap tahuh harus ada perubahan dan harus ada yang baru,” jelas Nurdin Abdullah.

Diketahui Pemerintahan Sulsel telah membuka keterisolasian Seko di Luwu Utara, Bastem di Luwu, membenahi Kota Rantepao dan Kota Makale, membangun infrastruktur pariwisata di Bira Bulukumba dan lainnya. Untuk mewujudkan Sulsel yang berkemajuan itu, Nurdin Abdullah mengajak semua komponen untuk kolaborasi dan sinergi memaksimalkan pemanfaatan potensi yang kita miliki.

“Saya merasakan kerja sama, kolaborasi, sinergi yang telah kita bangun setahun terakhir sudah cukup bagus. Kita akan tingkatkan pada tahun-tahun yang akan datang,” jelasnya.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini menambahkan , komponen berkolaborasi dan sinergi, Nurdin Abdullah yakin, Sulsel akan mengambil peranan penting.

“Kita harus mengambil peran penting dan mengambil manfaat positif dalam situasi perang dagang antara Amerika Serukat dan China,” tegasnya.(*)