Jadi Narasumber Seminar Nasional, Wali Kota Makassar Paparkan Inovasi Kemandirian dan Tata Kelola RSUD

18
Wali Kota Makassar Paparkan Inovasi Kemandirian dan Tata Kelola RSUD

BERANDANEWS – Semarang, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, tampil sebagai narasumber pada seminar nasional inovasi penguatan kemandirian dan tata kelola serta best practise rumah sakit umum daerah (RSUD).

Seminar nasional ini merupakan sesi keempat dari rangkaian event Summit Seminar dan Expo Kabupaten/Kota Sehat (Healthy City Summit) 2022 di Kota Semarang yang berlangsung di Pancowati Patra Semarang Hotel dan Convention, Selasa (29/03).

Seminar ini juga merupakan bentuk kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang diketuai Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Di hadapan peserta yang hadir, Danny berbagi pengalaman tentang bagaimana proses transformasi RSUD Daya Makassar, dari rumah sakit daerah yang tidak diperhitungkan kini menjadi rumah sakit daerah modern.

Danny menuturkan pada saat terpilih menjadi wali kota periode pertama, ia fokus membangun bidang kesehatan.

“Suatu kehormatan bagi saya, membangun sistem kepala kesehatan Rumah Sakit Daya. Di mana rumah sakit milik Pemkot (Makassar) tersebut sekarang istimewa karena 97,5 persen menanggung BPJS dari 1,6 juta penduduk yang menetap di Makassar,” ucap Danny.

Danny menjelaskan, sebagai kota besar, Makassar tidak bisa menahan laju urbanisasi dam hampir kurang lebih 100 ribu warga keluar-masuk.

Menjadi persoalan utama di kota besar, kata dia, adalah mereka yang tidak terbit KTP-nya karena akta kelahiran tidak terbit atau akta kelahiran dari kampung asalnya tidak ada.

“Maka dari itu Pemkot Makassar dengan RSUD (Daya) tetap melayani semua masyarakat tanpa BPJS. Semua RS Makassar kalau ada orang tidak punya BPJS kami layani dengan ikhlas dan ada anggaran untuk itu. Semua harus dilayani, orang yang terlantar masuk ke kota tidak boleh ditelantarkan. Siapa pun penduduk Makassar harus dilayani,” jelasnya.

Danny mengatakan, pada saat membangun anatomi kesehatan, ia membuat revolusi di RS milik pemerintah daerah tersebut.

“Alhasil RSUD Daya dari rumah sakit tipe C saat ini telah menjadi rumah sakit tipe A plus hanya dalam satu tahun kepemimpinan saya,” ujar Danny.

Begitupun pada saat dilantik 26 Februari 2021 untuk memimpin kembali Makassar, kata Danny, pada saat itu situasi pandemi Covid-19 sehingga dirinya mencanangkan program Makassar Recover. (*)